Breaking News:

Langgar Aturan Berita Kasus Anak, Wartawan Bisa Dipenjara 5 Tahun dan Denda Rp 500 Juta

Wartawan media cetak, elektronik, dan online harus hati hati dalam menulis berita terkait kasus anak.

Penulis: Tiah SM | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Tiah SM
Pelatihan Jurnalistik Perspektif Gender dan Perlindungan Anak di Hotel Grand Savero Bogor, Rabu-Kamis (19-20/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR- Wartawan media cetak, elektronik, dan online harus hati hati dalam menulis berita terkait kasus anak.

Identitas anak yang menjadi korban maupun pelaku harus dirahasiakan. Jika wartawan menulis identitas korban maupun pelaku maka hukuman penjara lima tahun dan denda Rp 500 juta akan menjerat wartawan.

Peringatan itu disampaikan dalam pelatihan Jurnalistik Perspektif Gender dan Perlindungan Anak di Hotel Grand Savero Bogor, Rabu-Kamis (19-20/2019).

Pelatihan selama dua hari digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPP-PA) dan PWI pusat.

Kegiatan yang diikuti 30 wartawan se-Jabotabek dan Jabar untuk pertama kali mensosialisasikan UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) Dewan Pers.

Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat Kamsul Hasan selaku fasilitator, menyebut PPRA produk baru Dewan Pers disahkan pada 9 Februari 2019 bertepatan dengan hari Pers Nasional di Surabaya.

Dicecar Habis-habisan, Saksi Tim Prabowo Kebelet Pipis, Ekspresi Tak Tahannya Buat Hakim MK Terkekeh

Ada Kerusuhan Usai Laga Persib Bandung vs Tira Persikabo, RD Lihat 6 Perempuan Ditangani Tim Medis

Menurut Kamsul Hasan UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) yang mengancam media cetak maupun elektronik pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, jika wartawan membuka identitas anak yang menjadi korban peradilan di bawah 16 tahun.

Identitas anak yang harus dilindungi termasuk semua data dan informasi yang menyangkut anak yang memudahkan orang lain untuk mengetahui anak semisal nama, foto, gambar.

Nama anggota keluarga anak tersebut harus dirahasikan mulai dari nama orang tua, kakak, adik, paman, bibi, kakek, hingga nama nenek.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved