Begini Nasib Sopir Truk Boks yang Tabrak Tujuh Anggota Polda Jabar, Seorang Meninggal Dunia

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriady mengatakan pihaknya sudah memproses sopir truk boks bernomor polisi D 8140 ZZ

Begini Nasib Sopir Truk Boks yang Tabrak Tujuh Anggota Polda Jabar, Seorang Meninggal Dunia
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Pemakaman Anggota Pengurai Massa (Raimas) Direktorat Samapta Polda Jabar, Bripda Adimayu Dwi Septo Yulisyono (20) yang meninggal dunia di Kota Cimahi, Kamis (20/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan pihaknya sudah memproses sopir truk boks bernomor polisi D 8140 ZZ bernama Sukarta (45) yang menabrak rombongan Anggota Raimas Polda Jabar yang menggunakan sepeda motor.

Pasalnya dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Terusan Kopo, Katapang, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (18/6/2019) tersebut menyebabkan satu anggotnya yakni Bripda Adimayu Dwi Septo Yulisyono (20) meninggal dunia.

Selain Bripda Adimayu, dalam kecelakaan tersebut juga tiga orang anggota Raimas Polda Jabar lainnya mengalami luka berat dan tiga lainya mengalami luka ringan.

"Jadi kami proses pelakunya (sopir) sesaui hukum yang berlaku, saat ini statusnya sudah menjadi tersangka dan ditahan di Polres Bandung," ujar Rudy saat ditemui di rumah duka Kampung Sukaraja, RT 05/10 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (20/6/2019).

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan, menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan lima saksi, termasuk anggota Rimas Polda Jabar dan masyarakat setempat terkait kasus kecelakaan tersebut.

Tukang Pijat Ini Dibunuh Seorang Pemuda Gara-gara Memijat Terlalu Kuat, Begini Kronologinya

"Kami sudah tingkatkan statusnya menjadi tersangka dan saat ini sudah ditahan. Kami juga sudah melakukan tes urine terhadap sopir, tinggal menunggu hasil dari labolatorium," katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ada kelalaian dari sopir karena dia mengaku kelelahan setelah melakukan aktivitas satu hari melaksanakan antar jemput barang.

"Sebelum kejadian dia mengalami kelelahan, mengantuk dan mobilnya oleng menabrak rombongan Raimas Polda Jabar," ujar Indra.

Pihaknya juga melakukan pendalaman terkait penemuan miras saat kejadian kecelakaan tersebut untuk memastikan apakah miras itu dikonsumsi sopir atau tidak.

"Untuk membuktikannya harus menunggu hasil lab. Sopir bisa dijerat dengan pasal 310, 311 apakah ada kelalaian dan kalau mengkonsumsi minuman keras berarti ada unsur kesengajaan," ucapnya.

Alat Tambahan di SPBU Bungkul Indramayu Bisa Diatur Sesuka Hati, Beli 20 Liter Cuma Dapat 16 Liter

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved