Soal Regulasi Angkutan Online, Organda Garut Nilai Pemkab Tidak Tegas

Pemkab Garut dinilai tak tegas dalam menentukan kebijakan regulasi angkutan berbasis online.

Soal Regulasi Angkutan Online, Organda Garut Nilai Pemkab Tidak Tegas
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Ilustrasi: Angkutan umum di Garut, Selasa (28/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemkab Garut dinilai tak tegas dalam menentukan kebijakan regulasi angkutan berbasis online. Hingga kini keberadaan transportasi online belum memiliki aturan yang jelas.

Ketua Organda Garut, Yudi menyebut telah terjadi ketidakadilan dari Pemkab dalam menerapkan aturan. Dampaknya membuat angkutan umum dan angkutan online terjadi perselisihan.

"Rencana pemerintah untuk pencabutan tarif roda dua dan pengaturan regulasi untuk roda empat hingga saat ini tidak tuntas. Tentu sangat merugikan bagi angkutan umum," ujar Yudi di Kantor Organda, Jalan Merdeka, Rabu (19/6/2019).

Yudi mendesak pemerintah untuk mencabut Undang-undang nomor 22 tahun 2019 yang dinilai merugikan angkutan umum dan pengusaha. Apalagi di lapangan sering terjadi perselisihan.

"Belum ada yang menerima keberadaan online. Tapi seperti dibiarkan sama pemerintah. Ujungnya angkutan umum yang dirugikan," katanya.

Banyak Pendaki Keluhkan Soal Pungli di Gunung Guntur Garut, Polisi Langsung Cek ke Lokasi

Ia menyebut, selama ini angkutan umum mengikuti aturan yang diterapkan pemerintah. Mulai dari retribusi KIR, pajak, dan izin trayek. Sedangkan angkutan online sama sekali tak mengurus KIR atau trayek.

"Jadi wajar kalau ada kecemburuan dari pengusaha angkutan umum. Seperti dicekik perlahan karena angkutan online dibiarkan," ucapnya.

Jika pemerintah tak mencabut aturan tersebut, pengusaha angkutan di Garut akan kembali melakukan aksi. Selama ini, pihaknya berdiam diri bukan karena menerima keberadaan angkutan online.

"Kami akan menerima kehadiran angkutan online asal ada aturan yang jelas dan tak merugikan angkutan umum. Biar tidak ada kesan ketimpangan," katanya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved