KPPU Jabar Terima Banyak Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Barang dan Jasa Proyek Pemerintah

Ketua KPPU Kanwil III Jabar, DKI Jakarta dan Banten Aru Armando menerima banyak laporan dugaan monopoli dalam proses tender proyek-proyek pemerintah.

KPPU Jabar Terima Banyak Laporan Dugaan Monopoli Pengadaan Barang dan Jasa Proyek Pemerintah
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyidangkan perkara dugaan monopoli bongkar muat oleh Pelindo III di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur. Sidang digelar di Kantor KPPU Kanwil III Jabar, Jalan PHH Mustofa, Selasa (18/6). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil III Jabar, DKI Jakarta dan Banten Aru Armando menerima banyak laporan dugaan monopoli dalam proses tender proyek-proyek pemerintah. Saat ini, pihaknya menangani sejumlah laporan tersebut.

"Ada beberapa laporan persaingan usaha tidak sehat, seperti monopoli dalam proyek-proyek tender pemerintah di Jabar. Jumlahnya kurang dari 10 laporan. Saat ini sedang diperiksa, di sektor tende," ujar Aru di Kantor KPPU Jabar, Jalan PHH Mustofa, Selasa (18/6/2019).

Hanya saja, ia tidak bisa menjelaskan detail setiap laporan dugaan monopoli dalam proses tender tersebut. Hanya saja, ia memastikan laporan tersebut ditindak lanjuti.

"Persaingan usaha tidak sehat di bidang tender pengadaan barang dan jasa, diatur di Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat," ujar Aru.

Pasal 22 itu berbunyi, pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.

"Satu kasus diantaranya penanganannya sudah memasuki tahap akhir," ujar dia.

KPPU Sidangkan Kasus Dugaan Monopoli Bongkar Muat Pelindo III di Pelabuhan Maumere NTT

‎Selain menerima laporan terkait monopoli pengadaan barang dan jasa, pihaknya juga menerima laporan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di bidang logistik.

"Di Jabar kami juga menerima laporan persaingan usaha di bidang logistik, tapi belum bisa kami ungkap saat ini. Nanti saatnya kami umumkan," ujar Aru.

Dalam menjalankan tugasnya, KPPU akan menyatakan sebuah perusahaan bersalah melakukan monopoli atau persaingan usaha tidak sehat lewat persidangan yang dipimpim majelis komisi terdiri dari tiga orang.

Pada kesempatan itu, KPPU Kanwil III Jabar menyidangkan lanjutan kasus monopoli Pelindo III terkait pengelolaan pelabuhan di Maumere, Nusa Tenggara Timur dengan agenda pemeriksaan saksi ahli. Komisioner KPPU, Kodrat Wibowo menyebut sidang sebelumnya digelar di KPPU Surabaya.

"Namun karena saksi ahlinya ada di Bandung, sidang digelar di KPPU Kanwil III Jabar, di Bandung. Ini sidang perdana yang digelar di Bandung," ujar Kodrat pada kesempatan yang sama.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved