Jambret Sekeluarga yang ke Kondangan, Penjabret di Indramayu Jatuh dari Motor Lalu 'Dihakimi' Massa

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan penangkapan pelaku penjabretan tersebut terjadi pada, Senin 17 Juni 2019 sekira pukul 18.30

Jambret Sekeluarga yang ke Kondangan, Penjabret di Indramayu Jatuh dari Motor Lalu 'Dihakimi' Massa
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, Selasa (28/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kabupaten Indramayu berhasil mengamankan pelaku penjabretan di Jalan Raya Desa Tanjungpura, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan penangkapan pelaku penjabretan tersebut terjadi pada, Senin 17 Juni 2019 sekira pukul 18.30 WIB.

"Pelaku ini tertangkap warga, dia sedang dihakimi massa dan berhasil kami amankan," ujarnya kepada Tribuncirebon.com melalui pesan singkat, Selasa (18/6/2019).

Disebutkan Kapolres Indramayu, pelaku tersebut berinisial P (20) seorang warga Blok Lapang Desa kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Lebih lanjut AKBP M Yoris MY Marzuki menceritakan, korban berangkat dari rumahnya di Desa Singajaya Kecamatan Krangkeng beserta istrinya dan kedua anaknya mengendarai sepeda motor jenis Yamaha MX bernopol E 5541 SS.

Dia datang dari arah Indramayu menuju BTN Krangkeng dengan niat akan menghadiri undangan pernikahan.

Kejanggalan Mohamed Morsi Kolaps Saat Sidang Lalu Wafat, Ada Tuduhan Mantan Presiden Mesir Dibunuh

4 Pengobatan Alternatif yang Bisa Sembuhkan Glioblastoma, Penyakit yang Diderita Agung Hercules

"Saat melintas di TKP sepeda motor korban dipepet dari belakang oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario Techno bernopol E 4794 QW," ujar dia.

Kemudikan, pelaku menarik paksa tas selempang warna biru yang dibawa oleh istri korban.

"Akibat dari adanya tarik menarik tas, sepeda motor keduanya itu terjatuh," ucap dia.

Setelah terjatuh, korban pun berteriak minta tolong. Dua pelaku sempat melarikan tapi tidak lama kemudian ada teriakan dari seorang warga yang menemukan satu dari dua pelaku. Sang pelaku pun langsung dihakimi massa.

Kapolres menyebutkan, pelaku itu ada dua orang, mereka sempat melarikan diri sedangkan pelaku (P) merupakan pelaku yang dibonceng dan berperan sebagai orang yang menarik tas.

Dari kejadian tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu buah tas selempang biru yang berisikan satu unit handphone merk Nokia merah dan uang tunai sebesar Rp. 200 ribu.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved