Hampir Seluruh Puskesmas di Kabupaten Cirebon Terkendala SDM dan Status Kepemilikan Tanah

Hampir seluruh puskesmas di Kabupaten Cirebon memiliki kendala terkait kekurangan sumber daya manusia (SDM) dan status kepemilikan tanah

Hampir Seluruh Puskesmas di Kabupaten Cirebon Terkendala SDM dan Status Kepemilikan Tanah
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, saat ditemui di Aula Paseban, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis (15/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Hampir seluruh puskesmas di Kabupaten Cirebon memiliki kendala terkait kekurangan sumber daya manusia (SDM) dan status kepemilikan tanah. Bangunan puskesmas-puskemas itu berdiri di tanah milik desa.

Akibatnya, selain menghambat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, puskesmas tidak bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat karena status tanahnya bukan milik pemerintah daerah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan ada beberapa hal yang penting disampaikan dan butuh dukungan dari pemda.

"Tadi sudah disampaikan beberapa hal yang menjadi kendala kita di antaranya terkait masalah SDM yang masih kekurangan. Dari 60 puskesmas, kita masih kekurangan tenaga dokter, dokter gigi, tenaga rekam medis," kata Enny Suhaeni saat ditemui di Dinkes Kabupaten Cirebon, Selasa (18/6/2019).

Selain itu, yang menjadi kendala pihaknya dan puskesmas yakni masalah status kepemilikan tanah.

Status tanah tempat berdirinya sejumlah puskesmas tersebut bukanlah milik Pemda Kabupaten Cirebon melainkan milik desa.

UPDATE Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Jadi Tersangka Amsor Dikenai Pasal Pembunuhan

LAWAN Tira Persikabo Nanti Malam, Ini Prediksi Starting Line Up Persib Bandung

"Kepemilikan tanah di hampir semua puskesmas itu adalah tanah desa. Sehingga ini yang menjadi kendala kita untuk mengharapkan bantuan dari pusat, seperti misalnya ada rehab, IPAL yang mestinya tanah pemda tapi ini masih tanah desa," kata Enny Suhaeni.

Selanjutnya, kata dia, masalah akreditasi puskesmas untuk 2019.

Tahun ini, jumlah puskesmas yang akan akreditasi maupun reakreditasi jumlahnya cukup banyak.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved