Begini Cara BNN Bentengi 354 Desa dan 6 Kelurahan dari Bandar dan Pengedar Narkoba

Kepala BNN Kabupaten Cianjur, AKBP Dr Basuki SH MH mempunyai strategi untuk mencegah bandar dan pengedar narkoba agar tak masuk ke desa-desa.

Begini Cara BNN Bentengi 354 Desa dan 6 Kelurahan dari Bandar dan Pengedar Narkoba
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kepala BNN Kabupaten Cianjur, AKBP Dr Basuki saat sosialisasi di Hotel Bydiel, Cianjur, Selasa (18/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Kepala BNN Kabupaten Cianjur, AKBP Dr Basuki SH MH mempunyai strategi untuk mencegah bandar dan pengedar narkoba agar tak masuk ke desa-desa.

Strategi tersebut dengan menggandeng pemerintah dan mencanangkan program desa bersinar atau desa bersih narkoba dan obat-obatan terlarang.

Basuki mengatakan, rintisan program ini sudah dilakukan sejak 2018 dengan mengundang embrio dari perangkat desa atau beberapa perwakilan. Total yang sudah diundang perwakilan desa berjumlah 354 dari perangkat desa dan 6 orang dari kelurahan.

"Kades dan lurah diundang untuk diberikan bekal sosialisasi nanti kepada warga," ujar Basuki, Selasa (18/6/2019) di Hotel Bydiel setelah melakukan sosialisasi kepada perwakilan dua desa terakhir.

Menurut Basuki pihaknya sudah menyampaikan materi inti yang diperlukan dalam membentengi desa dari bahaya narkoba.

"Jadi teknisnya nanti setiap desa dibentuk relawan, relawan ini mencari anggota lainnya yang akan bergerak kepada masyarakat," kata Basuki.

Tak Hanya Dipecat, Polisi Ini juga Ditahan di Lapas Gara-gara Kasus Narkoba

MUI Kerja Sama dengan BNN, Berantas Narkoba Lewat Ceramah sampai Desa

Setelah diberi materi inti, kata Basuki, pihaknya mempersiapkan modul dan regulasi yang akan menjadi acuan seragam di setiap desa.

Basuki mengatakan, kerjasama dengan pihak desa dalam hal penganggaran untuk melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat. Ia menginginkan semua lapisan warga tersentuh dengan sosialisasi yang akan dilakukan

"Kegiatan pemberlakuan deklarasi desa bersinar saat ini sudah hampir semuanya, saya berharap yang datang menjadi prakarsa dari desa mereka sendiri," katanya.

Kabid Bina Keuangan DPMD Kabupaten Cianjur, Juwair, mengatakan teknisnya ada di BNN pihaknya hanya mempersiapkan terkait dengan penganggaran.

"Satu di antaranya mungkin kami akan mengacu pada Permendagri 20 apakah sosliasi tahun ini atau tahun depan yang jelas desa harus mempersiapkan alokasi khusus," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved