KPK Temukan Kuitansi Rp 500 Juta Atas Namanya, Istri Kadisdik Cianjur Jadi Saksi di Sidang Suaminya

"Suami saya ( Cecep Sobandi ) kena OTT KPK‎. Saat penggeledahan, ada kuitansi ratusan juta atas nama saya," ujar Dedeh Juhaesih

KPK Temukan Kuitansi Rp 500 Juta Atas Namanya, Istri Kadisdik Cianjur Jadi Saksi di Sidang Suaminya
Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Sidang lanjutan kasus pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik SMP di Cianjur di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (10/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Istri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi‎, Dedeh Juhaesih, jadi saksi untuk suaminya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (17/6/2019).

Diketahui, Cecep Sobandi merupakan terdakwa kasus pemotongan DAK fisik SMP Kabupaten Cianjur.

Dedeh ditanyai hakim dan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terkait temuan kuitansi pembayaran bernilai ratusan juta rupiah di rumahnya.

"Suami saya ( Cecep Sobandi ) kena OTT KPK‎. Saat penggeledahan, ada kuitansi ratusan juta atas nama saya," ujar Dedeh Juhaesih menjawab pertanyaan majelis hakim.

Berdasarkan keterangan saksi kepala sekolah sejak sidang pekan lalu hingga pekan ini, Kadisdik Cianjur disebut sebagai pihak yang mengintruksikan pemotongan DAK sebesar 17,5 persen oleh masing-masing SMP penerima DAK.

"Ada kuitansi Rp 200 juta, Rp 25 juta dan Rp 350 juta," ujar Dedeh. Ia ditanya soal sumber uang tersebut beserta peruntukannya.

Plt Bupati Cianjur Bersaksi dalam Kasus Pemerasan KPK Gadungan, Kesal Diminta Terus Uang

Enam Kakak Beradik di Cianjur Menderita Parkinson, Tubuhnya Bergetar dan Terancam Lumpuh

"‎Kuitansi Rp 200 juta untuk pembayaran cicilan rumah. Sumber uangnya dari penjualan mobil Rp 120 juta dan saya dapat arisan senilai Rp 85 juta. Semua saya bayarkan. Lalu uang Rp 25 juta itu hasil kontrakan kios milik saya," ujar Dedeh.

Kemudian, majelis hakim dan jaksa menanyakan uang Rp 350 juta yang ia bayarkan.

‎"Kalau yang Rp 350 juta, itu jadi DP untuk rumah, sumbernya jual rumah bekas yang ditempati anak saya senilai Rp 900 juta. Pembelian rumahnya kontribusi dari orang tua saya dan dari suami, tadinya rumah itu untuk anak saya yang paling besar," ujar Dedeh.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved