Warung Kopi di Garut Ini Terima Penitipan Suami dan Penangkaran Buaya, BKSDA Sudah Datangi

Banyak yang curiga dengan keberadaan kedai kopi di pertigaan Jalan Pataruman dan Jalan Terusan Pembangunan itu.

Warung Kopi di Garut Ini Terima Penitipan Suami dan Penangkaran Buaya, BKSDA Sudah Datangi
firman wijaksana/tribunjabar
Kedai Dukun kedai tempat penitipan suami dan penangkaran buaya di Jalan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (16/6/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kedai kopi di Kabupaten Garut ini jadi ramai diperbincangkan karena punya slogan nyeleneh.

Kedai Dukun namanya berlokasi di Jalan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul.

Slogannya jadi kedai 'tempat penitipan suami dan penangkaran buaya'.

Banyak yang curiga dengan keberadaan kedai kopi di pertigaan Jalan Pataruman dan Jalan Terusan Pembangunan itu.

Bahkan petugas Balai Konservasi dan Sember Daya Alam (BSKDA) sampai menyambangi kedai tersebut.

Mereka khawatir kedai kopi itu jadi lokasi penangkaran buaya.

"Ada dari BKSDA datang, nanya maksud slogan kami," ujar pemilik kedai, Edi Setiadi (37) alias Kuwu sambil tertawa saat ditemui di kedainya, Minggu (16/6/2019).

"Ada juga yang nanya apa maksud penitipan suami. Konotasinya itu negatif."

Padahal slogan yang ia buat itu merupakan strategi pemasaran.

Selain itu juga ada makna dibalik kata-kata yang berkonotasi negatif itu.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved