Rayakan Ulang Tahun, Presiden China Xi Jinping Dihadiahi Sekotak Es Krim dari Vladimir Putin

Merayakan ulang tahun ke-66, Presiden China Xi Jinping mendapat kado berupa sekotak es krim Rusia dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, Sabtu (15/6/201

Rayakan Ulang Tahun, Presiden China Xi Jinping Dihadiahi Sekotak Es Krim dari Vladimir Putin
AFP / ALEXEI DRUZHININ via Kompas.com
Presiden China Xi Jinping (dua dari kanan) melihat sekotak es krim, yang diberikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin (tiga dari kanan) sebagai kado ulang tahun, di Dushanbe, Tajikistan, Sabtu (15/6/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, DUSHANBE - Merayakan ulang tahun ke-66, Presiden China Xi Jinping mendapat kado berupa sekotak es krim Rusia dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, Sabtu (15/6/2019).

Kedua pemimpin negara itu bertemu di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, sebelum pertemuan puncak yang dihadiri delegasi dari 27 negara.

Selain es krim, Vladimir Putin juga memberikan kue dan sebuah vas untuk Xi Jinping.

"Selamat ulang tahun, harapan terbaik dari saya untuk Anda.. Saya sangat senang memiliki teman seperti Anda," kata Vladimir Putin kepada Xi seperti dikutip situs resmi Kremlin.

Jokowi Presiden Paling Populer di Dunia, Kalahkan Presiden Rusia Vladimir Putin

"Kami datang membawa hadiah yang bagus," kata Vladimir Putin merujuk pada sekotak besar penuh berisi es krim, di saat suhu di Dushanbe saat itu mencapai lebih dari 30 derajat celcius.

"Seluruh tim kami, atau bahkan dapat saya katakan seluruh bangsa kami, mengharapkan yang terbaik bagi Anda di dunia, karena Anda telah melakukan banyak hal untuk perkembangan hubungan antara kedua negara kita," lanjut Vladimir Putin.

Sebuah foto menunjukkan Xi dan Vladimir Putin memegang gelas sampanye dan bersulang.

"Anda mendapat tempat yang luas di hati rakyat China," ujar Xi membalas ucapan Vladimir Putin, dikutip AFP.

Kedua pemimpin negara itu telah bertemu pekan lalu saat kunjungan selama tiga hari Xi ke Rusia.

Keduanya menandatangani pernyataan bersama tentang pengembangan kemitraan dan kerja sama strategis.

Penandatanganan kerja sama juga dilakukan antara perusahaan-perusahaan besar dari China dan Rusia.

Keduanya kembali bertemu di Tajikistan untuk menghadiri pertemuan puncak kelima Konferensi Interaksi dan Tindakan Membangun Kepercayaan di Asia (CICA), yang dihadiri delegasi dari 27 negara, termasuk Iran dan Qatar.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi ide guna menstabilkan kawasan Asia di tengah geopolitik yang semakin bergejolak. (Kompas.com/Agni Vidya Perdana)

Game of Thrones Episode Terakhir Musim Kedelapan Bikin Netizen China Marah, Ternyata Ini Penyebabnya

4 Pria China Datang ke Tasik Mencari Gadis Pujaannya tapi Berakhir di Kantor Imigrasi

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved