Pria yang Cekik Petugas KPPS Dihukum 3 Bulan Penjara

Pria yang mencekik petugaa KPPS TPS 071 Karang Bolong, Ancol, pada Pemilu 2019, Ivan Valentino, divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta dengan

Pria yang Cekik Petugas KPPS Dihukum 3 Bulan Penjara
Tribun Jabar
ilustrasi Pemilu 2019 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pria yang mencekik petugaa KPPS TPS 071 Karang Bolong, Ancol, pada Pemilu 2019, Ivan Valentino, divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta dengan masa percobaan enam bulan.

Ketua Sentra Gakkumdu Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Jakarta Utara, Benny Sabdo, mengatakan bahwa vonis itu telah dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Jumat (14/6/2019) kemarin.

"Menurut majelis hakim, Ivan Valentino terbukti dengan sengaja menggunakan tindak kekerasan melakukan kegiatan yang menimbulkan gangguan ketertiban dan ketentraman pelaksanaan pemungutan suara," kata Benny dalam keterangan tertulis.

Komisioner KPU Sebut KPPS Meninggal Tak Hanya Terjadi di Pemilu 2019

Atas putusan tersebut, Sentra Gakkumdu yang terdiri dari pihak Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian akan mengajukan banding.

"Jaksa penuntut umum hari ini menyatakan banding untuk menegakkan keadilan pemilu. Semoga di masa depan tidak terjadi lagi aksi kekerasan terhadap penyelenggara pemilu," kata Benny.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Ivan dihukum tiga bulan penjara dengan denda sebesar Rp 5 juta subsider dua bulan kurungan penjara.

Adapun kasus pencekikan ini merupakan satu dari lima laporan dugaan tindak pidana pemilu yang di terima Gakkumdu Jakarta Utara.

Dari kelima dugaan tersebut, kasus kekerasan terhadap petugas TPS ini yang pertama masuk tahap penyidikan.

"Ada pemilih yang tiba-tiba datang ke TPS dan menyerang petugas KPPS dengan mencekiknya, itu sudah kami naikkan berkasnya ke tahap penyidikan," kata Benny Kamis (2/5/2019). (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Polrestabes Bandung Tangani Kabar Hoaks Petugas KPPS Meninggal Diracun, Ternyata Karena TBC

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved