Suami Gadaikan Istri

Update Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran mengungkapkan, Hori akan dijerat Pasal 249 KUHP tentang pembunuhan berencana.

TRIBUNJABAR.ID, LUMAJANG - Kasus suami gadaikan istri Rp 250 juta memasuki babak baru.

Pria yang menggadaikan istrinya itu kini terancam hukuman penjara 20 tahun.

Hal ini karena pria itu membunuh orang yang disangkanya tukang gadai.

Nasib Hori, suami gadakan istri Rp250 juta yang berujung kasus pembunuhan terus diporses oleh Polres Lumajang.

Warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang ini terancam hukuman selama 20 tahun penjara setelah membunuh M Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran mengungkapkan, Hori akan dijerat Pasal 249 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Setelah kami interogasi, pelaku mengakui bahwa pembunuhan ini telah direncanakan dengan motif agar utangnya menjadi hangus serta mendapatkan kembali istrinya yang telah digadaikan. Namun ternyata salah target," kata Hasran.

Saat ini polisi terus mendalamai kasus suami gadaikan istri yang berujung pada pembunuhan di Lumajang.

Polres Lumajang akan memanggil sejumlah pihak terkait kasus tersebut.

Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, Kamis (13/6/2019) mengatakan, latar belakang kasus pembunuhan bermotif suami gadaikan istri ini baru kali ini dia temukan selama bertugas di Lumajang.

Karenanya, dia mengaku kaget dengan pengakuan Hori tidak lama setelah ditangkap karena membacok orang hingga tewas.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved