Pemkot Bandung Akan Bangun Pelayanan Publik di Mal, Digagas Sejak 2017

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana membangun Mal Pelayanan Publik (MPP).

Pemkot Bandung Akan Bangun Pelayanan Publik di Mal, Digagas Sejak 2017
Humas.Bandung.go.id
Wali Kota Bandung, Oded M Danial 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana membangun Mal Pelayanan Publik (MPP). Pembangunan mal ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bandung untuk menyelenggarakan pelayanan publik dengan prima.

MPP merupakan tempat penyelenggaraan pelayanan publik atas barang jasa atau pelayanan administrasi. Konsep ini merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat, daerah, serta BUMD dan BUMN dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman. Payung hukumnya, yakni PermenpanRB Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik.

MPP di Indonesia,sudah ada 15 kota lain yang menjalankannya. Keberhasilannya untuk mempermudah warga dalam mengakses pelayanan publik telah teruji sejak digagas tahun 2017.

BREAKING NEWS- Buntut Pelesiran ke Bandung Barat, Setya Novanto Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur

Pemkot Bandung merencanakan pembentukan MPP sejak lama. Namun kini Pemkot Bandung masih mengkaji tempat yang tepat dan tersedia sebagai lokasi MPP.
Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengaku memiliki beberapa opsi lokasi. Salah satunya adalah gedung eks Matahari yang berada di Jalan Banceuy. Sebab, Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait gedung tersebut akan selesai dalam waktu dekat.

"Atau menggunakan (komplek perkantoran) di Jalan Cianjur. Itu tinggal kita relokasi Dinas PU (Pekerjaan Umum)-nya, kan di situ ada Distaru (Dinas Tata Ruang) dan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu)," ujar Oded di Pendopo Kota Bandung, Jumat (14/6/2019).

Menurut Oded, Kota Bandung  sangat membutuhkan MPP untuk meningkatkan mutu dan kemudahan pelayanan publik. Apalagi, kota dengan 2,4 juta penduduk ini membutuhkan percepatan dalam berbagai sektor.

"Tidak ada alasan Bandung tidak membuat itu. Ini pun gayung bersambut, sudah ada rencana, sudah ada tempatnya. Tapi kita sedang mengkaji dengan Pak Sekda di mana tempat yang lebih tepat untuk MPP ini," katanya.

BREAKING NEWS - Kembali Heboh Setya Novanto Diduga Pelesiran ke Luar Lapas, Kini Tengah Diperiksa

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Diah Natalia mengaku, siap membantu Kota Bandung. Ia menyambut gembira respon positif Pemkot Bandung terhadap program tersebut.

"Kami mendukung keinginan Pemkot Bandung, aka membantu dari tahap awal sampai nanti berjalan pun akan terus kami bantu untuk evaluasi,' ujarnya.

Terlebih lagi, program ini juga telah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak karena mampu mengakselerasi berbagai program, khususnya dalam peningkatan Ease of Doing Business (EoDB) di Indonesia. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved