Plt Bupati Cianjur Ajak Warga Tolak Kekerasan, Dandim dan Kapolres Gelar Apel Kesiagaan

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengimbau kepada seluruh warganya tidak terprovokasi jelang pelaksanaan sidang sengketa Pilpres 2019 di MK

Plt Bupati Cianjur Ajak Warga Tolak Kekerasan, Dandim dan Kapolres Gelar Apel Kesiagaan
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 dan Kesiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu di halaman Mapolres Cianjur, Kamis (13/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengimbau kepada seluruh warganya tidak terprovokasi jelang pelaksanaan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Melalui akhlakul karimah, kata Herman, warga Cianjur harus menunjukan bahwa Kota Santri ini daerah yang berakhlak dan anti-kekerasan.

"Cianjur dikenal daerah yang warganya ramah. Mari kita tunjukan bahwa Cianjur ini kondusif dan menolak segala bentuk kekerasan," kata Herman, Rabu (12/6/2019).

Herman mengatakan, proses penyelesaian sengketa pilpres diharapkan tidak ada pengumpulan massa yang menjurus pada tindak kekerasan. Warga harus bijak dalam mengambil sikap dan tidak mudah terprovokasi.

"Semua harus mempercayakan proses sengketan tersebut pada MK. Sebab, MK adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang patut dipercaya," katanya.

Jelang Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK, Kapolres Cirebon Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas

Oleh karenanya, kata Herman, bersikaplah bijaksana dalam menyikapi jalannya proses persidangan sengketa pilpres di MK. Jagalah kedamaian, dan tolak keras segala upaya anarkis demi ketentraman bangsa ini.

"Mari jaga kedamaian. Kami tunjukan Cianjur ini aman, tentram, dan sejahtera," kata dia.

Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, bersama Kapolres Cianjur AKBP Soliyah baru saja menggelar Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 dan Kesiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu di halaman Mapolres Cianjur, Kamis (13/6/2019).

Begini Skema Pengamanan Sidang di MK, Siapkan 12 Ribu Personel Hingga Pengalihan Arus Lalu Lintas

Dandim dan Kapolres betindak sebagai pimpinan pada apel tersebut. Apel kali dihadiri oleh Wakapolres Cianjur, Para Kabag, Analis Kebijakan, Para Kasat, kasi, Para Kapolsek Jajaran, SubDenpom Cianjur, Kadishub Cianjur dan Kasatpol PP Cianjur, dengan peserta apel kesiapan dari Personel Polres dan Polsek Jajaran, Kodim 0608 Cianjur, Sat Brimob Polda Jabar/Unit Jibom, Dishub Kab. Cianjur dan Satpol PP Cianjur.

Dalam apel tersebut, Dandim 0608 Cianjur membacakan amanat dari Pangdam III/Siliwangi. Di antaranya isi amanat tersebut, yaitu penjelasan mengenai situasi perkembangan menyikapi hasil kamtibmas, pascapengumuman pemilu 2019 tingkat perhitungan nasional, yang telah menimbulkan pro dan kontra.

Sidang Sengketa Pilpres 2019 Mulai Besok, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Tidak Pergi ke MK

"Seperti yang diketahui bersama atas amanat kondisi itu, diperlukan kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilu 2019 yang akan mulai digelar pada tanggal 14 juni 2019 di mahkamah konsitusi," kata Dandim pada Apel di Mapolres.

Dandim mengatakan sebagai daerah penyangga ibu kota guna bekerjasama dalam memberikan imbauan dan mengeliminir massa tidak agar berangkat ke Jakarta, sehingga proses.sidang dapat berjalan dengan aman, damai, dan tertib.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved