Manfaatkan Layanan GrabExpress, Industri Rumahan Ini Mengaku Tumbuh 80 Persen

Dengan perkembangan teknologi saat ini, menjual makanan hanya cukup dengan modal smartphone dan internet.

Editor: Ravianto
Yoga Hastyadi/KOMPAS.com
Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (kanan) di kantor Grab Indonesia, Senin (21/5/2018). 

TRIBUNJABAR.ID - Memesan makanan secara online kini bukan hal yang asing bagi kita.

Ingin membeli makanan atau minuman, makanan pedas, manis atau asing? Gampang saja, tinggal beberapa kali klik dan tunggu kedatangannya.

Cara berbelanja secara online ini turut mempermudah industri rumahan.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, menjual makanan hanya cukup dengan modal smartphone dan internet.

Salah satu yang memanfaatkan betul teknologi tersebut adalah pasangan Fang dan Yusuf.

Pasangan suami istri ini memilih untuk resign dari pekerjaannya dan membuka bisnis makanan berbasis internet bernama Fangs Kitchen pada Oktober 2018 lalu.

Asinan buah dengan rasa pedas, asam dan manis menjadi menu andalan Fangs Kitchen.

Karena sering mendapat pesanan, keduanya lantas menekuni bisnis ini hingga sekarang.

“Pada awalnya, saya mengelola bisnis ini seorang diri karena tadinya suami masih bekerja di perusahaan swasta. Sekarang kami bagi tugas, saya mengurus produksi makanan dan suami bertugas untuk pemasaran. Kami juga saat ini dibantu 2 karyawan untuk memproduksi dan memproses pengantaran pesanan setiap harinya. Asinan yang kami tawarkan berbeda dari asinan lainnya. Asinan Fangs Kitchen menghadirkan buah yang lebih beragam dan premium, termasuk mangga, jambu kristal, nanas, rambutan, stroberi, kiwi dan plum,” jelas Fang fang, pemilik Fangs Kitchen.

Tantangan dari industri makanan adalah untuk memastikan pesanan tiba di tangan pelanggan dengan cepat dan dalam kondisi yang baik.

“Kami ingin terus menjaga kepuasan pelanggan, sehingga memilih mitra pengantaran yang tepat sangatlah penting. Ongkos kirim juga menjadi salah satu faktor yang menentukan repeat order. Sejak awal, saya telah memanfaatkan jasa pengiriman GrabExpress untuk mengantar setiap pesanan kepada pelanggan di Jabodetabek. Saya dan pelanggan merasa puas karena waktu pengambilan dan pengantaran yang cepat sehingga bisa tiba di tangan pelanggan dengan keadaan segar,” tambah Fang fang.

GrabExpress merupakan layanan kurir ekspres berbasis aplikasi milik Grab yang menjanjikan kecepatan, kepastian, dan yang paling utama adalah keamanan.

Berbagai fitur baru telah dihadirkan GrabExpress sebagai bentuk komitmen untuk menyediakan layanan dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan UMKM di  Indonesia yang akan membantu mereka mengembangkan usaha.

Sejak memanfaatkan fitur-fitur tersebut, bisnis Fangs Kitchen telah bertumbuh sebesar 80%, dan dia bisa mengantarkan lebih banyak pesanan setiap harinya.

GrabExpress juga telah memperkenalkan fitur “Langganan Paket Hemat” (Subscription) bagi pelanggan.

Dengan fitur ini, pelanggan bisa membeli paket langganan GrabExpress dan menghemat hingga 90% untuk biaya pengantaran menggunakan GrabExpress. Fitur ini diharapkan dapat membantu lebih banyak wirausahawan mikro untuk dapat bertumbuh.

Fangs Kitchen merupakan satu dari 5 juta wirausahawan mikro yang tergabung dalam platform Grab di Indonesia. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved