Kapolres Bandung Klaim Volume Kendaraan Turun Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2019

Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengklaim terjadi penurunan volume kendaraan pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Kapolres Bandung Klaim Volume Kendaraan Turun Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2019
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan (tengah) didampingi Wakapolres Bandung Kompol Mikhra Nurdin (kanan) dan KBO Reskrim IPTU Fitran R (kiri) memberikan keterangan dalam gelar perkara di Mapolres Bandung, Soreang, Rabu (5/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG- Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengklaim terjadi penurunan volume kendaraan pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Menurut Indra Hermawan, hal ini disebabkan semakin baiknya infrastruktur jalan, terutama di jalur Pantura.

"Evaluasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 dari pantauan dari data yang ada terjadi penurunanan baik arus mudik maupun arus balik," ujar Indra Hermawan seusai Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 dan persiapan Pengamanan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Bale Rame Sabilulungan, Soreang, Kamis (13/6/2019).

Indra mengakui pada arus mudik dan arus balik kali ini terjadi beberapa titik puncak arus tapi ada perbedaan dengan tahun lalu.

"Tahun ini pemudik kebanyakan di Hari H sampai H+1, H+2, H+3 cukup tinggi hingga hari Minggu namun tidak melebihi tahun 2018," ujar Indra Hermawan.

Penurunan volume kendaraan ini, ucapnya, kemungkinan disebabkan karena pelayanan infrastrukstur yang semakin baik. Khususnya di jalur utara sehingga masyarajat lebih memilih mencoba melalui jalur utara ( Pantura ).

Arus Mudik di Jabar Lancar, Angka Kecelakaan Selama Mudik Menurun Dibanding Tahun Lalu

Selama Arus Balik, Penumpang Pesawat Terbang Turun Hingga 30 Persen

"Sangat besar berpengaruh, infrastruktur tol Trans Jawa sudah bagus, peningkatan pelayanan kepada masyarakat juga sudah bagus sehingga masyarakat seperti orang Ciamis akan lebih memilih lewat jalur utara karena ada jalurnya," ungkapnya.

Infrastruk yang bagus, ucap Indra, cukup signifikan mampu mengurangi kepadatan arus kendaraan di jalur selatan Nagreg.

Hal ini juga berdampak pada minimnya angka kecelakaan lalu lintas di jalur selatan, Nagreg.

"Angka lakalantas nihil seperti tahun kemarin. Secara nasional juga sangat turun signifikan untuk angka kecelakaan ini, walaupun ada juga yang meninggal dunia," katanya.

Menurutnya banyak faktor yang menyebabkan nihilnya angka lakalantas, termasuk meningkatnya angka kesadaran masyarakat dalam berkendara. Padatnya lalu lintas juga menyebabkan para pengendara melajukan kendaraannya dengan hati-hati.

"Kondisi jalan juga terus diperbaiki menjelang arus mudik dan arus balik kemarin," katanya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved