Jelang Sidang di MK, Pangdam III Siliwangi Harap Tak Ada Massa dari Jabar ke Jakarta

Menurut Tri Soewandono, pihaknya berusaha untuk meminimalisasi pergerakan massa dari Jawa Barat ke Jakarta.

Jelang Sidang di MK, Pangdam III Siliwangi Harap Tak Ada Massa dari Jabar ke Jakarta
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono seusai apel di Mapolda Jabar, Kamis (13/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono mengimbau warga Jawa Barat tak ke Gedung Mahkamah Konstitusi (MK esok, Jumat (14/6/2019).

Imbauan tersebut berkaitan dengan sidang perdana sengketa Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, esok.

Menurut Tri Soewandono, pihaknya berusaha untuk meminimalisasi pergerakan massa dari Jawa Barat ke Jakarta.

Dengan demikian, lanjutnya, proses persidangan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi bisa berlangsung lancar, aman, dan tertib.

Terlepas dari imbauan tersebut, Tri Soewandono, yakin warga Jawa Barat tak akan ramai-ramai ke gedung MK.

Dituduh BPN Gelembungkan 17 Juta Suara, KPU: Sungguh Tidak Dapat Diterima

Berawal Mengacungkan Jari Tengah, Seorang Pemuda Dikeroyok dan Dibakar Hingga Tewas

"Masyarakat Jabar itu santun dan religius. Terbukti, selama proses Pemilu 2019 dan Operasi Ketupat Lodaya 2019, tidak satupun gelas yang pecah. Semoga ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan," kata Tri Soewandono saat apel di Lapangan Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (13/6/2019).

Dalam apel pengamanan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 itu, Tri Soewandono berperan sebagai komandan upacara.

Menurutnya, TNI dan Polri bergandengan tangan untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama proses sidang di MK.

"Menyikapi situasi kamtibmas pasca pengumuman hasil perhitungan suara Pemilu 2019  (yang) menimbulkan pro dan kontra dan konflik sosial, diperlukan kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil Pemilu 2019," katanya.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menambahkan agar masyarakat Jabar tetap bersabar menunggu keputusan MK terkait perselisihan hasil Pemilu 2019.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved