Ini Pesan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Terkait Pengisian Jabatan Pimpinan di Sejumlah RSUD

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan dalam waktu dekat Pemprov Jabar segera mengisi jabatan direktur atau unsur pimpinan sejumlah RSUD

Ini Pesan Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum Terkait Pengisian Jabatan Pimpinan di Sejumlah RSUD
Tribun Jabar/Isep Heri
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum saat ditemui di Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan dalam waktu dekat Pemprov Jabar segera mengisi jabatan direktur atau unsur pimpinan sejumlah rumah sakit daerah yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan di Kabupaten Bandung dan RSUD Pameungpeuk di Kabupaten Garut.

Uu mengatakan pihaknya sudah mendapat desakan dari masyarakat untuk segera menetapkan pimpinan sejumlah rumah sakit tersebut.

Selama jabatan tersebut kosong, katanya, pelaksana tugas direktur tidak dapat melaksanakan tugasnya secara maksimal akibat keterbatasan kewenangan.

"Saya sudah menyampaikan hal ini kepada Kang Emil (Gubernur Jabar Ridwan Kamil), termasuk desakan mengenai RSUD Al Ihsan. Kang Emil menginginkan yang menjabat nanti terbebas dari berbagai intrik apapun," kata Uu di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Kamis (13/6/2019).

Posisi pimpinan rumah sakit tersebut, katanya, haruslah benar-benar profesional secara akademis plus mengerti benar mengenai kepemimpinan. Jangan sampai, katanya, yang menjabatnya kelak hanya menguasai akademis kesehatan atau hanya mengerti kepemimpinan.

"Karena di sini jabatannya sebagai pimpinan juga. Itulah yang sebentar lagi didefinitifkan oleh Gubernur. Dengan demikian berbagai pembangunan dan pengembangannya tidak akan terhambat," kata Uu.

Pastikan Kelancaran PPDB 2019, Kepala Disdik Jabar Tinjau Simulasi PPDB di SMAN 2 Bandung

Sejumlah rumah sakit di Jabar pun, katanya, akan mendapat berbagai program pembangunan, mulai dari pembangunan fisik, penambahan sumber daya manusia, dan penambahan alat kesehatan.

Contohnya, kata Uu, Rumah Sakit Pameungpeuk yang selama ini bertipe D segera ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit tipe C. Hal ini dilakukan dengan menambah jumlah sumber daya manusia berupa tenaga kesehatan dan penambahan alat kesehatan, termasuk penambahan tempat tidur rawat inap.

"Kalau sudah ditingkatkan jadi tipe C, orang Garut bagian selatan tidak usah dirujuk lagi ke Garut Kota kalau ada rujukan. Juga dari kawasan Jabar selatan lainnya bisa ke Pameungpeuk saja, termasuk dari Tasikmalaya," katanya.

Sidang Sengketa Pilpres 2019 Mulai Besok, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Tidak Pergi ke MK

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Berli Hamdani Gelung Sakti, mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi sampai dengan kondisi terakhir kesehatan Jabar. Perkembangan ataupun pelaksanaan dari program yang sudah dicanangkan ataupun digagas oleh inisiatif dari gubernur akan dievaluasi.

Berli mengatakan akan mengisi juga berbagai jabatan yang kosong dalam struktur rumah sakit yang dikelola Pemprov Jabar.

Pengisian jabatan ini harus segera dilaksanakan karena akan mempengaruhi terhadap mutu atau kualitas pelayanan di rumah sakit yang bersangkutan. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved