VIDEO Tumpukan Sampah di TPS Liar Depan Perumahan Puri Indah Jatinangor Sengaja Dibakar Karena Ini

Ia mengatakan, untuk menghilangkan bau busuk, sampah-sampah itu terpaksa dibakar. Ia juga menganggap pembakaran sampah dapat mengurangi jumlah volume

Gundukan sampah yang berada di tempat penampungan sementara (TPS) liar depan Komplek Perumahan Puri Indah, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, sengaja dibakar agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Ace (50), petugas kebersihan, mengatakan bahwa pascalebaran pekan lalu, sampah yang berada di tempat tersebut menggunung hingga tiga meter dan mengeluarkan bau busuk hingga radius lebih dari 50 meter.

Ia mengatakan, untuk menghilangkan bau busuk, sampah-sampah itu terpaksa dibakar.

Ia juga menganggap pembakaran sampah dapat mengurangi jumlah volume sampah, sehingga tidak menggunung.

"Sengaja dibakar, sekarang tumpukan tersisa dua meter. Saya yang bakar setiap hari, disuruh sama pak RW perumahan," kata Ace di TPS liar, Jalan Kolonel Ahmad Syam, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/6/2019).

Tempat penampungan sampah (TPS) liar tersebut, berada di lahan kosong yang berdekatan dengan komplek pertokoan.

Luas TPS tersebut sekitar 30 meter persegi, terletak di samping ruas Jalan Kolonel Ahmad Syam.

Asap dari yang berasal dari pembakaran sampah terlihat mengepul dan menutup bagian ruas jalan, sehingga pengendara atau pejalan kaki mengeluhkan terganggunya pandangan asap putih membumbung tersebut.

Tak hanya itu, sebagian dari tumpukan sampah setinggi dua meter itu pun, berceceran hingga badan jalan karena rusaknya pagar seng pembatas yang menyekat antara TPS liar dengan Jalan Kolonel Ahmad Syam.

Bau busuk dari tumpukan sampah pun tercium hingga radius 50 meter.

Tumpukan sampah tampak dihinggapi banyak lalat, mengakibatkan pengendara roda yang melintas terpaksa menutup hidung untuk menghindari bau tidak sedap.

Seorang pengendara, Yoga Abdullah (30), warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, mengaku, kalau ia mengeluhkan adanya TPS liar tersebut, karena berada di kawasan publik yang setiap harinya dilintasi banyak warga.

"Jalan Kolonel Ahmad Syam kan sudah seperti jalan alternatif dari Jatinangor ke Rancaekek, jadi banyak lewat dan seharusnya tempat sampah tidak ada di situ," kata Yoga.

Video dan artikel lainnya klik link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=hnfSo1af75w&feature=youtu.be
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Video Production: Wahyudi Utomo

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved