Selama Operasi Ketupat Lodaya di Polres Cimahi Hanya Terjadi 2 Kecelakaan, 2 Korban Tewas

Selama Operasi Ketupat Lodaya di wilayah Polres Cimahi hanya terjadi dua kecelakaan. Dua korban meninggal dunia.

Selama Operasi Ketupat Lodaya di Polres Cimahi Hanya Terjadi 2 Kecelakaan, 2 Korban Tewas
TRIBUN JABAR/MUMU MUJAHIDIN
Ilustrasi kecelakaan di Cipatat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Selama Operasi Ketupat Lodaya 2019, Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi mencatat hanya terjadi dua kasus kecelakaan lalu lintas, itu pun terjadi di daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Operasi Ketupat Lodaya 2019 yang merupakan rangkaian Hari Raya Idulfitri 1440 H tersebut berlangsung selama 13 hari sejak 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019 atau hingga arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Suharto, mengatakan, dua kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di daerah Cipatat, yang pertama melibatkan kendaraan roda dua dan yang kedua kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan roda empat.

"Dari dua kasus kecelakaan selama Operasi Ketupat Lodaya 2019 itu terjadi di daerah Kabupaten Bandung Barat, dua pengendaranya meninggal dunia," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (12/6/2019).

Jika dibandingkan Operasi Ketupat Lodaya tahun lalu, kata Suharto, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan.

Pada tahun lalu jumlahnya terjadi tiga kasus, dua di antaranya pengemudinya meninggal dunia dan sisanya hanya mengalami luka ringan.

"Kecelakaan lalu lintas tahun ini Alhamdulillah menurun satu kasus jika dibandingkan tahun lalu. Selama ini memang kami sudah berupaya untuk menekan angka kecelakaan," katanya.

Selama ini pihaknya terus berupaya untuk menekan jumlah angka kecelakaan dengan cara melakukan pengecekan jalur, khususnya yang dilintasi pemudik, ramp check, dan menempatkan sejumlah personel di semua titik rawan kecelakaan.

"Kami melakukan pengecekan sarana dan prasarana di setiap jalur black spot dan trouble spot yang ada di Kota Cimahi maupun KBB. Kemudian kami memberikan imbauan kepada pengendara," ucapnya.

"Kami akan terus berupaya untuk menekan angka kecelakaan baik di Kota Cimahi, maupun di daerah Kabupaten Bandung Barat agar jumlahnya semakin menurun," kata Suharto.

Disdukcapil Kota Cimahi Minta RT RW di Kota Cimahi Memiliki Identitas Warga Pendatang, Ini Alasannya

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved