Di Iran, Lepas Hijab Dikategorikan Kejahatan Moral dan akan Dipolisikan, Dapat Dilaporkan via SMS

Seorang wanita yang melepas hijabnya di tempat umum, dapat dilaporkan melalui pesan singkat atau sms sebagai pelanggaran hukum.

Di Iran, Lepas Hijab Dikategorikan Kejahatan Moral dan akan Dipolisikan, Dapat Dilaporkan via SMS
AFP PHOTO/STR via Kompas.com
Seorang wanita mengangkat tangannya di tengah kepulan gas air mata saat mengikuti aksi demo di Universitas Teheran, Ibu Kota Teheran, Sabtu (30/12/2017). Unjuk rasa anti-pemerintahan Presiden Hassan Rouhani di Iran berlangsung hampir sepekan, memakan korban tewas hingga puluhan orang dan ratusan orang ditangkap pihak keamanan. 

TRIBUNJABAR.ID, TEHERAN - Jika wanita di Iran ketahuan melepas hijabnya di tempat umum, dapat dilaporkan melalui pesan singkat atau sms sebagai pelanggaran hukum.

Ini adalah bagian dari usaha Pemerintah Iran untuk mencegah "kejahatan moral" di wilayahnya.

Berdasarkan pemberitaan media lokal, layanan itu diberikan kepada warga Teheran untuk melaporkan "kejahatan terhadap moralitas dan kesucian tempat publik".

Dikutip The Independent Selasa (11/6/2019), polisi di Teheran bakal berujar warga bisa menjatuhkan uang receh ke orang yang mereka anggap sebagai pelanggar aturan itu.

Saudara Tiri Kim Jong Un Dikabarkan Sebagai Informan, CIA Belum Bersedia Berkomentar

Hendak ke Toilet, Penumpang Ini Malah Buka Pintu Darurat Pesawat, Penerbangan Tertunda 8 Jam

Juru bicara pengadilan Iran, Mohammad Mehdi Haj-Mohammadi, warga ingin melaporkan mereka yang melakukan pelanggaran norma. Namun, mereka tak tahu caranya.

"Karena itu, kami memutuskan untuk mempercepat penanganan terhadap penerapan undang-undang amoral publik," kata Mohammadi kepada kantor berita Mizan.

Nantinya, layanan itu bisa dipakai melaporkan wanita yang melepaskan hijab di kendaraannya, mengundang lawan jenis di pesta, meminum alkohol, hingga mengunggah foto "asusila" di media sosial.

Istilah "warga" merujuk kepada sekelompok kecil namun vokal yang menjadi pendukung garis keras rezim saat ini, dan kerap menerima berbagai manfaat dari penempatan universitas hingga diskon.

Layanan SMS itu dilaporkan bakal diperkenalkan pada akhir pekan dengan dugaan otoritas saat ini berusaha untuk membungkam setiap lawan domestiknya.

Iran mulai mengalami situasi tak terduga sejak Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved