Berdesakkan di Kereta Tanpa AC, Empat Lansia di India Tewas

Terdapat juga penumpang kelima yang tumbang dan segera dilarikan ke rumah sakit setelah berada dalam kondisi kritis.

Berdesakkan di Kereta Tanpa AC, Empat Lansia di India Tewas
Tribun Jabar/Siti Fatimah
kereta api 

TRIBUNJABAR.ID, INDIA - Akibat menaiki kereta penuh sesak tanpa dilengkapi pendingin ruangan atau AC dalam serangan gelombang panas, empat orang di India dilaporkan tewas.

Keempat korban tersebut berusia antara 69 hingga 81 tahun.

keempat korban merupakan peziarah Hindu yang baru saja kembali dari Kota Suci Varanasi menuju ke Kerala.

Dilansir Kompas.com dari The Independent, Rabu (12/6/2019), puluhan orang dilaporkan tewas ketika gelombang serangan panas menyerbu dengan temperatur hampir menyentuh 50 derajat Celsius.

Warung Lamongan Indah di Slawi yang Getok Harga Pelanggannya Kembali Viral, Ini Gara-garanya

Pejabat kereta Manoj Kumar mengatakan keempat peziarah itu berasal dari kelompok yang sama dan tiba-tiba kolaps di dalam gerbong ketika dalam perjalanan.

Kereta pun berhenti di stasiun Jhansi di mana dokter dipanggil untuk memeriksa mereka. Namun mereka kemudian dinyatakan meninggal dengan jenazah mereka dibawa untuk otopsi.

Terdapat juga penumpang kelima yang tumbang dan segera dilarikan ke rumah sakit setelah berada dalam kondisi kritis.

Kebanyakan warga miskin di India tidak bisa membeli tiket untuk gerbong yang menggunakan AC karena lebih mahal meski saat ini gelombang panas tengah mengancam.

Serangan panas yang terjadi juga memaksa banyak sekolah dan universitas untuk tutup, dengan pemerintah mengimbau warganya agar tak keluar rumah di saat siang.

Otoritas juga memutuskan menyemprotkan air guna mendinginkan jalan-jalan dari panas, di mana temperatur sempat dilaporkan menyentuh 50,6 derajat Celsius pada awal Juni ini.

Bupati Subang dan Tokoh Agama Menentang Kekerasan selama Digelarnya Sidang MK Terkait Pilpres 2019

Di Negara Bagian Madhya Pradesh, polisi sudah diminta untuk menjaga sumber air setelah muncul kabar sejumlah warga terlibat bentrokan gara-gara air.

Rumah Sakit juga mulai menambah jumlah AC, penyejuk ruangan, air, serta obat-obatan demi meningkatkan layanan perawatan bagi korban serangan panas.

Suhu paling panas yang pernah dicatat di India terjadi di Phalodi, Negara Bagian Rajasthan, pada 2016. Saat itu, temperatur bisa mencapai 51 derajat Celsius.

Pengakuan Eksekutor Calon Pembubuh Yunarto Wijaya, Sempat Gadaikan Senjata Pemberian Kivlan Zen

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Naik Kereta Tanpa Dilengkapi AC, 4 Orang di India Tewas Kepanasan"

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved