Belgia Tertarik Kembangkan Industri Pengolahan Makanan Halal di Jabar

Belgia tertarik berinvestasi di sektor infrastruktur, pemrosesan makanan halal, dan industri pesawat terbang di Jawa Barat.

Belgia Tertarik Kembangkan Industri Pengolahan Makanan Halal di Jabar
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Stephane De Loecker dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (12/6/2019). 

"Tadi bagaimana program satu pasantren satu produk itu salah satu bisnisnya itu sapi. Tadi kan demand-nya tinggi sekali, ini sedang akan kita titipkan di jangka pendek," ucapnya.

Sebut Banyak Peluang Investasi di Bekasi, Ridwan Kamil Ingatkan Bupati dan ASN Jaga Integritas

Selain itu, Emil juga menawarkan investasi pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah Cirebon, Majalengka, dan Subang yang disebut 'Segitiga Rebana'. Diketahui daerah tersebut akan didorong menjadi pusat industri paling maju di Indonesia.

"Tadi saya menawarkan Rebana, beliau tertarik karena akan dijadikan KEK dalam tiga atau empat bulan ke depan, statusnya sedang difinalisasi oleh Kemenko Perekonomian," kata Emil.

Adapun kerja sama lainnya yakni pada sektor infrastruktur teknologi. Belgia pun telah bekerja sama dengan salah satu kampus di Jawa Barat, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB). Menurut Emil, animasi salah satu yang kuat juga dari ekonomi kreatif di Belgia.

"Terakhir saya meminta pak Duta Besar Belgia membatu membuka Jabar cafe itu ya. Diplomasi kopi kopi Jabar itu di Belgia. Jadi balik diplomasinya begitu," katanya.

Diketahui, pada November 2018 lalu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berkesempatan meninjau secara langsung Sapi Belgian Blue di negara penghasilnya. Rencana mengawinkan sapi lokal dengan sapi Belgian Blue ini pun telah digaungkan sejak kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved