Soal Jabatan Maruf Amin di 2 Bank, KPU: Keberatan Baru Sekarang, kan Jadi Pertanyaan

Bagi Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) keberatan terhadap cawapres Maruf Amin terkait jabatan di dua bank itu justru menjadi sebuah pertanyaan.

KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Komisioner KPU Hasyim Asyari 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Jabatan Maruf Amin sebagai Dewan Pengawas Syariah di Bank BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah kini menjadi persoalan menjelang sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Bagi Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) keberatan terhadap cawapres Maruf Amin terkait jabatan di dua bank itu justru menjadi sebuah pertanyaan.

Menurut KPU, jabatan Maruf Amin di dua bank itu mestinya dipersoalkan pada sejak masa pendaftaran capres-cawapres ke KPU.

Menurut Komisioner KPU Hasyim Asyari, sejak awal seharusnya seluruh pihak sudah mengetahui hal tersebut. Sebab, masyarakat pasti menelusuri rekam jejak Maruf Amin.

"Sejak awal kan semuanya orang tahu dan pasti orang itu kan menelusuri mana lawan tanding atau lawan tarungnya dalam pilpres, pasti semuanya mengetahui," kata Hasyim Asyari di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

"Kalau kemudian keberatan baru disampaikan sekarang, kan jadi pertanyaan," katanya.

Tim Hukum Prabowo - Sandi Duga Maruf Amin Langgar UU Pemilu dan Kubu 01 Bisa Didiskualifikasi

Tim Hukum Prabowo-Sandi Sebut Maruf Amin Langgar UU Pemilu, KPU: Semua Paslon Sudah Penuhi Syarat

Hasyim mengatakan, sejak masa pendaftaran calon, pihaknya juga sudah mengetahui jabatan Ma'ruf di kedua bank tersebut.

Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, KPU berwenang untuk menerima pendaftaran, memproses penelitian administrasi, verifikasi, hingga penetapan calon.

Pada saat itulah KPU melakukan klarifikasi ke lembaga-lembaga terkait. Hasilnya, didapati bahwa Bank BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah adalah anak perusahaan, bukan merupakan BUMN atau BUMD.

Oleh karenanya, KPU kemudian menyatakan Maruf Amin memenuhi syarat sebagai cawapres, karena yang bersangkutan tak menjabat di BUMN atau BUMD.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved