Nasib Pedagang Pasar Leles Belum Jelas, Pemkab Sempat Janji Pasar Bisa Ditempati Saat Lebaran

Nasib para pedagang Pasar Leles yang berjualan di Alun-alun Leles masih belum jelas. Padahal tahun lalu Pemkab Garut menjanjikan . . .

Nasib Pedagang Pasar Leles Belum Jelas, Pemkab Sempat Janji Pasar Bisa Ditempati Saat Lebaran
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Pengendara sepeda motor melintasi proyek pembangunan Pasar Leles di Jalan Raya Leles, Garut, Senin (8/4/2019). Pembangunan pasar dihentikan Pemkab Garut pada akhir 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Nasib para pedagang Pasar Leles yang berjualan di Alun-alun Leles masih belum jelas. Padahal tahun lalu Pemkab Garut menjanjikan pedagang menempati pasar baru sebelum hari raya Idulfitri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut, Wawan Nurdin mengatakan, sampai saat ini belum ada kejelasan penyelesaian pembangunan Pasar Leles. Alun-alun Leles pun dipastikan tetap jadi lokasi berjualan para pedagang.

"Nunggu pembangunan Pasar Leles selesai dulu. Belum bisa dipastikan," ujar Wawan di Lapangan Setda Garut, Senin (10/6/2019).

Wawan menyebut, saat ini pihaknya tengah menunggu lelang untuk pembangunan tahap kedua Pasar Leles sebesar Rp 10 miliar. Namun belum ada kepastian pelaksanaan lelang.

Ia menyebut, pada tahun lalu tiga kali lelang proyek pembangunan Pasar Leles gagal. Batalnya lelang tersebut tak diketahui alasannya.

"Itu kan (lelang) kewenangannya dari ULP (unit layananan pengadaan). Ada target penyelesaian, tapi terganjal dari proses lelang," katanya.

Pasar Leles Direvitalisasi, Bupati Garut Jamin Pedagang Tak Perlu Bayar

Dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pembangunan Pasar Leles, pelaksana proyek tahap pertama harus mengembalikan uang kepada pemerintah sebesar Rp 600 juta.

Pelaksana proyek tersebut, tak menyelesaikan pembangunan pasar. Bahkan pondasi lantai tiga pun ambruk karena hanya terpasang besi dan belum dibeton. Wawan pun membantah jika pelaksana proyek kabur usai mengerjakan pembangunan.

“Ada (tidak kabur), kami sudah komunikasi dengan mereka," ucap Wawan singkat.

Pemkab Garut menganggarkan Rp 26 miliar untuk proyek pembangunan pasar Leles. Dari proses lelang, proyek tersebut dimenangkan oleh PT Uno Tanoh Seuramo.

Pasar Leles Terbakar Hebat, 8 Mobil Damkar Dikerahkan

Di tengah pembangunan pasar, ternyata pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh pihak lain. Selain itu terdapat tunggakan yang belum dibayarkan kepada penyedia barang.

Pemkab Garut pun menghentikan proyek pembangunan pasar tersebut. Rencananya, tahun ini Pemkab kembali akan melelang proyek pasar dengan sisa anggaran yang ada sebesar Rp 10 miliar. (firman wijaksana)


Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved