Pilpres 2019

Jelang Sidang Gugatan Pilpres 2019 di MK, Wiranto Cegah Massa Datang ke Jakarta

Jelang sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Menkopolhukam Wiranto, menyebut pihaknya mencegah massa datang ke Jakarta.

Jelang Sidang Gugatan Pilpres 2019 di MK, Wiranto Cegah Massa Datang ke Jakarta
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (31/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Jelang sidang gugatan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Menkopolhukam Wiranto, menyebut pihaknya mencegah massa datang ke Jakarta.

"Kami mencoba untuk melakukan suatu pencegahan mengalirnya massa ke Jakarta. Ini dalam rangka pengamanan Jakarta terus-menerus ya," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Pencegahan aliran massa juga bakal dilakukan di kota-kota lainnya selain Jakarta oleh aparat kepolisian.

"Kami ingin agar persidangan MK ini merupakan kesepakatan para kontestan. Kita syukuri dan apresiasi. Harapan semuanya ini konsisten, agar keputusan MK nanti diterima semua pihak," ujarnya.

Besok, Mahkamah Konstitusi Registrasi Perkara Sengketa Hasil Pilpres 2019, Jumat Mulai Sidang

Wiranto juga meminta agar para kontestan tak melakukan pengerahan massa.

"Teman-teman kontestan yang ada niat untuk mengerahkan massa janganlah dilakukan, karena proses hukum tengah berjalan. Proses yang sangat elegan, terhormat, bermartabat, ini biarlah berjalan dulu," ujarnya.

Wiranto juga menyebutkan pemerintah belum ada rencana kembali melakukan pembatasan media sosial.

"Insya Allah enggak ada. Tapi kita mengimbau kepada masyarakat agar jangan kita biarkan berita-berita hoaks ini menyerang opini publik," kata mantan Panglima ABRI ini.

Seperti diketahui, pada 14 Juni 2019 MK akan menggelar sidang perdana untuk memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan (Putusan Sela). (Kompas.com)

Tim Hukum Prabowo - Sandi Duga Maruf Amin Langgar UU Pemilu dan Kubu 01 Bisa Didiskualifikasi

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved