Jawa Barat Dapat Dana Rp 1,4 Triliun untuk Bereskan Masalah Sampah di Sungai Citarum

Jawa Barat mendapat bantuan dana sekisar Rp 1,4 triliun untuk menyelesaikan berbagai persoalan sampah di Sungai Citarum.

Jawa Barat Dapat Dana Rp 1,4 Triliun untuk Bereskan Masalah Sampah di Sungai Citarum
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Kondisi aliran Sungai Citarum lama di RT 01/04 Kampung Bojongsayang, Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung sangat mengkhawatirkan, Senin (19/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat bantuan dana sebesar USD 100 juta atau sekisar Rp 1,4 triliun dari Bank Dunia untuk menyelesaikan berbagai persoalan mengenai sampah di Sungai Citarum.

Selama ini, permasalahan sampah di Sungai Citarum sudah menjadi sorotan dunia.

“Kita dapat dana dari Bank Dunia Rp 1,4 triliun. Dalam waktu satu minggu ini, kita harus presentasi ke Pemerintah Pusat dan Bank Dunia, uang Rp 1,4 triliun itu buat apa saja,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Selasa (11/6/2019).

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kota atau kabupaten yang dilewati Sungai Citarum.

Koordinasi tersebut  untuk mengefisienkan dana bantuan itu dalam menyelesaikan persampahan Sungai Citarum.

Emil menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk edukasi, menyiapkan infrastruktur wilayah, lokasi pemilahan sampah, serta menyiapkan berbagai teknologi terkait penanggulangan sampah, termasuk fasilitas daur ulang sampah menjadi bahan bakar.

VIDEO-Sungai Citarum Meluap, Kendaraan Bermotor Terjebak Kemacetan di atas Jembatan

Limbah Industri Jadi Ancaman Kesehatan dan Cemari Sungai Citarum, Ini yang Dilakukan Pemkot Cimahi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan Salat Id di Lapang Gasibu, Kota Bandung, Rabu (5/6/2019).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan Salat Id di Lapang Gasibu, Kota Bandung, Rabu (5/6/2019). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

"Baik untuk menambahi truk sampah, membenahi manajemen sampah, mengatur zona-zona daur ulang sampah, dan lain-lain yang semua berkaitan dengan sampah," katanya.

Terkait fasilitas daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar, Emil mengaku pihaknya tengah mencari lokasi strategis. 

Soal model teknologinya, masih dalam tahap pembahasan. Ridwan Kamil pun memastikan Pemprov Jawa Barat sangat terbuka dengan berbagai teknologi.

"Teknologi apa pun bisa dipakai, yang penting bisa menuntaskan masalah sampah," ucapnya.

Kondisi Sungai Citarum memang jadi keprihatinan dunia. Oleh karena itu, Bank Dunia bersedia mengeluarkan dana untuk mengatasinya. Persoalan Sungai Citarum pun sudah menjadi perhatian Pemerintah Pusat.

Progres penataan Citarum, kata Emil, tergolong baik. Apalagi, semenjak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu elemen dalam masalah teknis. 

Pun saat ini, di sepanjang Sungai Citarum sudah tidak ada lagi pemukiman.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved