ASN yang Bolos Setelah Libur Lebaran Bisa Kehilangan Gaji Sebulan

Bahkan, para ASN bisa kehilangan gaji sebulan alias potongan 100 persen andai bolos pasca-libur Lebaran

ASN yang Bolos Setelah Libur Lebaran Bisa Kehilangan Gaji Sebulan
KOMPAS.com/JUNAEDI
Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang tidak masuk kerja pada hari pertama pasca-cuti Lebaran bakal menerima sanksi pemotongan gaji 20 persen hingga seluruhnya. 

TRIBUNJABAR.ID, MAMUJU- Pemkab Mamuju, Sulawesi Barat, akan memotong 20 persen gaji puluhan aparatur sipil negara (ASN)  yang tidak masuk kerja pada hari pertama pasca-libur Lebaran.

Bahkan, para ASN di lingkup Pemkab Mamuju bisa kehilangan gaji sebulan alias potongan 100 persen andai tidak masuk tiga hari berturut-turut setelah libur Lebaran 2019.

Bupati Mamuju Hasbi Wahid mengatakan tidak segan–segan menerapkan hukuman pemotongan gaji terhadap ASN yang melanggar aturan tersebut.

Ia menyampaikan hal itu saat menggelar sidak ke sejumlah instansi, termasuk RSUD Mamuju seusai upacara bendera, Senin (10/6/2019).

Penerapan aturan itu, pemotongan gaji 20 persen bagi ASN yang tak masuk kerja pada hari pertama dan 50 persen yang tidak masuk kerja hingga hari kedua.

Pemotongan gaji 100 persen atau tak akan menerima gaji selama sebulan berlaku bagi para ASN yang tidak masuk kerja selama tiga hari.

65 ASN di Pemkot Cimahi Tidak Masuk Kerja Setelah Libur Lebaran, Ini Sanksinya

Temukan ASN Bolos Tanpa Keterangan, Bupati: Akan Kami Panggil

“Sesuai PP 53 ASN yang melanggar disiplin bisa dikenai sanksi, termasuk pegawai yang tidak masuk kantor di hari pertama gajinya bisa dipotong 20 persen, dua hari tidak masuk bisa dipotong 50 persen dan jika tiga hari tidak masuk kerja, bisa ASN bersangkutan tidak terima gaji,” kata Hasbi Wahid.

ASN yang dinilai melanggar disiplin, ucap Hasbi Wahid, juga bakal diadukan ke KemenPAN-RB dan terancam sanksi penundaan kenaikan gaji berkala hingga pemecatan jika tidak bisa lagi diberi pembinaan.

Adu mulut dengan ASN yang telat

Sebelum sidak, Hasbi Wahid memimpin upacara bendera. Dalam amanatnya, Hasbi mengatakan, tindakan disiplin ini dilakukan agar menjadi pelajaran ke depan agar tidak ada lagi ASN yang mengulangi perbuatan serupa.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved