5 Peristiwa Menonjol Saat Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019, Jelang & Sesudah Idulfitri 1440 H

Operasi Ketupat Lodaya 2019 telah usai setelah berlangsung selama 13 hari sejak 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019

5 Peristiwa Menonjol Saat Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2019, Jelang & Sesudah Idulfitri 1440 H
istimewa
Sebuah mobil bak terbuka yang membawa belasan orang terperosok ke dalam jurang di Jalan Cisewu-Pangalengan, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Senin (10/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Operasi Ketupat Lodaya 2019 telah usai setelah berlangsung selama 13 hari sejak 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam momen Hari Raya Idulfitri 1440 H.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Jawa Barat.

Setelah 13 hari dilakukan operasi, maka jajaran Polda Jabar merilis lima peristiwa atau kejadian yang menonjol selama Operasi Ketupat Lodaya 2019.

Berikut lima peristiwa menonjol :

1. Kecelakaan Lalu Lintas :

Kondisi terakhir kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu hangus terbakar di Jalur Pantura, Subang, Jumat (31/5/2019).
Kondisi terakhir kendaraan yang mengalami kecelakaan lalu hangus terbakar di Jalur Pantura, Subang, Jumat (31/5/2019). (istimewa)

Pada hari Jumat, 31 Mei 2019, pukul 15.20 WIB di Jalan Pantura jurusan Jakarta - Cirebon Kampung Cibanggala, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang (Depan Rm Luwes), terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan minibus toyota avanza no.pol : B-111-SZA yang dikemudikan oleh Abdul dengan sepeda motor honda verza no.pol : B-4061-FJY dan sepeda motor Yamaha Nmax No.Pol : B-6162-WOQ dikendarai oleh Eko Pranajaya. Akibat peristiwa tersebut, empat orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka ringan.

2. Pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia :

Anggota TNI dikeroyok tukang parkir di Ciracas
Ilustrasi (Istimewa)

Pada hari minggu, 2 Juni 2019, pukul 23.15 WIB di Jl Raya Puntang, tepatnya di Kampung Kebon Tunggul, Desa Campaka Mulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap korban Ujang alias Jani alias Askul dan Billa Riski Mauludin. Akibatnya, Ujang alias Jani alias Askul meninggal dunia di Rumah Sakit Al Ihsan dan Billa Riski mengalami luka memar di bagian pundak dan kaki sebelah kanan.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved