Pilpres 2019

PKS Sebut Usulan Pembubaran Koalisi Kurang Bijak, Begini Alasan Mardani Ali Sera

Kubu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tidak sepakat mengenai usulan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik soal pembubaran koalisi pendukung Pr

PKS Sebut Usulan Pembubaran Koalisi Kurang Bijak, Begini Alasan Mardani Ali Sera
Istimewa
Mardani Ali Sera 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kubu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tidak sepakat mengenai usulan Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik soal pembubaran koalisi pendukung Prabowo - Sandiaga Uno.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (9/6/2019).

Mardani Ali Sera menilai, usul pembubaran koalisi parpol untuk mengurangi tensi politik di tengah masyarakat sebagai langkah yang kurang bijak.

"Usulan pembubaran untuk menurunkan tensi politik kurang bijak," ujar Mardani Ali Sera.

AHY Sudah 3 Kali Bertemu Jokowi, 1 Kali Kunjungi Megawati, Kode Keras Demokrat Gabung Koalisi 01?

Menurut Mardani Ali Sera, pembubaran koalisi justru menyulitkan pengambilan keputusan politik.

Saat Pilpres 2019, pasangan Jokowi - Maruf Amin didukung PDI-P, Golkar, NasDem, PPP, PKB, Hanura, PSI, Perindo, dan PKPI.

Adapun pasangan Prabowo - Sandiaga Uno didukung Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Partai Berkarya.

"Pembubaran koalisi justru menyulitkan pengambilan keputusan politik. PKS insya Allah istiqomah bersama Koalisi Indonesia Adil Makmur," kata Mardani Ali Sera.

Terkait tingginya tensi politik pascapilpres, Mardani Ali Sera justru menilai hal itu terjadi karena kurangnya kualitas kepemimpinan.

Sebab kapasitas dan kualitas kepemimpinan menentukan kualitas demokrasi.

Halaman
1234
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved