Lapaknya Terbakar, Pedagang Pasar Ujungberung Bandung hanya Bisa Gigit Jari

Sejumlah pedagang Pasar Ujungberung Bandung yang lapaknya terbakar harus gigit jari karena tidak bisa berjualan pascalebaran 2019.

Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Kondisi Pasar Ujungberung setelah mengalami kebakaran pada Minggu (9/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah pedagang Pasar Ujungberung Bandung yang lapaknya terbakar harus gigit jari karena tidak bisa berjualan pascalebaran 2019.

Pasar Ujungberung terbakar pada Minggu (9/6/2019), diduga korsleting listrik di lapak penjual buah, merembet ke penjual petasan dan api membesar.

Pantauan Tribun, Senin (10/6/2019), lokasi kebakaran dipasangi garis polisi. Sejumlah pedagang tampak melihat-lihat kiosnya.

Setelah Enam Jam Mengamuk, Api yang Membakar Pasar Ujungberung Akhirnya Berhasil Dipadamkan

"Padahal sehabis Lebaran pasar suka ramai," ujar Titi Solihat (50), pedagang buah. Barang dagangannya nyaris tidak ada yang bisa diselamatkan.

Hal senada dikatakan Jajang (46). Ia berjualan pakaian. Dagangannya pun habis terbakar. Semalam tadi, ia berusaha menyelamatkan barang dagangannya namun api cepat membesar dan ia tak keburu menyelamatkan satupun.

"Tidak keburu selamatkan barang. Mudah-mudahan nanti dari pemerintah membantu agar saya bisa berjualan lagi," ujar dia.

Sementara itu, bagi lapak jualan yang tidak terbakar, sejumlah pedagang masih beraktifitas seperti biasa.

Mereka umumnya berada di bagian samping sebelah Alun-alun Ujungberung dan dibagian belakang. Sedangkan yang terbakar berada di bagian depan sebelah kiri.

‎Data dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung, total lapak yang terbakar mencapai 82 unit di luasan sekitar 300 meter persegi.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved