Keutamaan Puasa Syawal, Dilengkapi Niat, Waktu, dan Tata Cara Pelaksanaannya

Umat Muslim disunnahkan untuk melaksanakan ibadah puasa Syawal setelah melalui ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Keutamaan Puasa Syawal, Dilengkapi Niat, Waktu, dan Tata Cara Pelaksanaannya
Pixabay.com
Keutamaan Puasa Syawal, Dilengkapi Niat, Waktu, dan Tata Cara Pelaksanaannya 

TRIBUNJABAR.ID - Umat Muslim disunnahkan untuk melaksanakan ibadah puasa Syawal setelah melalui ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Ibadah puasa Syawal juga dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Berdasarkan hadis, umat Muslim disunnahkan berpuasa Syawal selama 6 hari.

Banyak keutamaan dan manfaat yang didapat saat berpuasa di bulan Syawal.

Bila seorang Muslim melakukan puasa Syawal maka akan mendapat pahala puasa setahun penuh.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Disebutkan bila melakukan kebaikan maka akan dibalas sepuluh kebaikan.

ilustrasi waktu dan jadwal berbuka puasa
ilustrasi waktu dan jadwal berbuka puasa (Pixabay)

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا) »

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.” (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Halaman
1234
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved