Ratusan Pendatang Terjaring Operasi Simpatik di Terminal Cicaheum, Mereka Harus Lakukan Ini
Ratusan pendatang terjaring operasi simpatik Disdukcapil di Terminal Cicaheum. Ini langkah yang diambil pihak dinas.
Penulis: Cipta Permana | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung menggelar operasi simpatik di Terminal Cicaheum, Minggu (9/6/2019).
Kegiatan rutin tahunan saat arus balik Lebaran tersebut bertujuan mengantisipasi para pendatang yang tidak memiliki tujuan jelas saat tiba di Kota Bandung.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, operasi yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB itu, tampak beberapa petugas Disdukcapil meminta para penumpang yang baru turun dari bus, untuk diarahkan ke posko pemeriksaan, guna melakukan pendataan dengan menunjukan identitas diri berupa e-KTP dan menjelaskan tujuan kedatangannya.
Hasilnya ratusan pendatang terjaring, sebab belum mengantongi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) dan diminta segera mengurus administrasi kependudukan tersebut.
Para pendatang tersebut selanjutnya diberikan formulir untuk persyaratan pembuatan SKTS.
Salah seorang pendatang, Mario Yudisthira (22), asal Yogyakarta mengaku tujuannya ke Bandung untuk melanjutkan pendidikannya di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kembang.
Menurutnya ia merupakan mahasiswa baru di kampus yang berlokasi di Jalan Tamansari, Bandung.
"Saya ke sini mau kuliah, dari Yogya," ujarnya saat ditemui usai mengikuti pemeriksaan operasi simpatik di Terminal Cicaheum.
Berbeda halnya dengan Siti Aminah (28), salah seorang pendatang asal Banyuwangi yang turut terjaring operasi, lantaran tidak dapat menunjukan SKTS.
Ia mengatakan belum sempat mengurus administrasi kependudukan meskipun telah bekerja selama tiga tahun di Bandung sebagai seorang tenaga harian lepas di satu pabrik tekstil di wilayah Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
"Kalau niat, sih, sudah ada, cuma waktunya belum sempat saja. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, bisa cepat memiliki identitas STKS, karena juga sudah dikasih formulir," ucapnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil, Wuryani mengatakan, operasi simpatik kali ini bertujuan untuk pembinaan bagi para pendatang, agar lebih sadar akan sadar kewajibannya mengurus administrasi kependudukannya.
"Operasi simpatik ini meruapakan upaya kami agar pendatang ini lebih terdata, mereka kerja di mana, tinggal di mana. Karena banyak yang tidak terpantau oleh kami," ujarnya di sela kegiatan.
Wuryani menambahkan, dari ratusan penumpang yang terjaring, hampir semua belum mengurus SKTS.
Sebagian besar pendatang merupakan pekerja hingga mahasiswa yang sudah lebih dari satu tahun tinggal di Kota Bandung.
• Pemkot Antisipasi Pendatang yang Cari Kerja Pasca-Lebaran, Lowongan Prioritas Bagi Warga Cimahi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ops-simpatik-di-terminal-cicaheum.jpg)