Pemkot Antisipasi Pendatang yang Cari Kerja Pasca-Lebaran, Lowongan Prioritas Bagi Warga Cimahi

Mengantisipasi pendatang pasca-Lebaran, Pemkot Cimahi lakukan beberapa langkah. Lowongan kerja diprioritaskan untuk warga Cimahi.

Tribun Jabar/ Cipta Permana
Terminal Leuwipanjang, Minggu (9/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi telah melakukan antisipasi adanya masyarakat pendatang dari daerah lain setelah mudik Lebaran 2019.

Mereka biasanya mencari peruntungan di Kota Cimahi.

Berkaca pada Lebaran tahun lalu, para pemudik kerap membawa sanak saudara dari kampung halamannya setelah mudik untuk mencari dan mendapatkan lapangan pekerjaan di perantauan.

Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna mengatakan, meski Kota Cimahi merupakan satu di antara kota industri Jawa Barat, tapi bukan berarti banyak lapangan pekerjaan tersedia karena pemerintah akan memprioritaskan lapangan pekerjaan untuk warga Cimahi yang masih menganggur.

"Karena angka pengangguran di Cimahi ini cukup tinggi, masih ada ribuan orang. Bukan berarti Cimahi menolak urbanisasi, tapi orang yang mau datang ke Cimahi, kalau pekerjaannya belum jelas, mending jangan dulu merantau," ujar Ajay beberapa waktu lalu.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada dinas terkait untuk dapat mengantisipasi kedatangan para pendatang baru tersebut dengan cara mengantisiapsi mulai dari aparat pemerintahan yang paling bawah yaitu RT, RW, dan kelurahan.

"Dalam beberapa kesempatan, saya sudah sering bicara ke RT, RW, dan lurah, pengawasan terhadap pendatang perlu diperketat," katanya.

Ajay mengaku pihaknya cukup kerepotan untuk mengendalikan pendatang yang sudah terlanjur datang untuk mencari pekerjaan di Kota Cimahi karena banyak yang nekat datang ke Cimahi tanpa bekal kemampuan dan bekal ekonomi yang cukup.

"Jadi menjadi beban keluarga dan beban daerah, jadi setiap daerah pastinya mengantisipasi segala kemungkinan terkait adanya warga pendatang," kata Ajay M Priatna.

Untuk itu, pihaknya sudah memerintahkan RT, RW, dan kelurahan agar tidak terlalu gampang memberi surat keterangan tinggal dan mereka harus melakukan deteksi pendatang dengan memeriksa data identitasnya sejelas mungkin.

Ditinggal Mudik, 10 Kamar Kos di Cimahi Dibobol Maling

Selama Arus Balik, Kendaraan yang Melintasi Kota Cimahi Mencapai 60 ribu - 70 Ribu Per Hari

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved