Masih Trauma Tsunami, Arul dan Keluarga Pilih Pulang Saat Rasakan Gempa di Batu Karas Pangandaran

Arul dan keluarga sangat merasakan guncangan gempa saat berwisata di Batu Karas. Ia memilih pulang karena masih trauma tsunami.

Masih Trauma Tsunami, Arul dan Keluarga Pilih Pulang Saat Rasakan Gempa di Batu Karas Pangandaran
istimewa
Suasana di Pantai Batu Karas sebelum terasa gempa. Pengunjung tampak santai menikmati suasana pantai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Merasakan guncangan gempa pengunjung Pantai Batu Karas, Kecamatan Cijulang, Pangandaran berlarian.

Gempa yang menguncang pukul 16.30, Minggu (9/6/2019), sempat membuat pengunjung panik.

Mereka pun memilih pulang cepat.

"Rencananya tadi mau menilmati sunset (matahari terbenam), karena ada gempa barusan lebih mending pulang. Kami sekeluarga masih trauma tsunami, " ujar Arul (35), warga Legok Jawa, Cimetak, Pangandaran, kepada Tribun Jabar via telepon seluler.

Waktu kejadian, kata Arul, ia bersama keluarga sedang duduk di sisi pantai.

"Pas gempa terasa sekali. Tapi bagi yang sedang mandi di pantai sepertinya tidak terasa," katanya.

Menurut akun Twitter BKMG, gempa melanda Cilacap, Jawa Tengah.

Gempa tersebut tercatat berkekuatan 5,7.

Gempa terjadi pukul 16.32.22.

Halaman
123
Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved