Australian Open 2019

Jadi Juara Australian Open 2019 Ini Komentar Jonatan Christie, Akui Sempat Kendor di Gim Kedua

Jadi juara Australian Open 2019, ini komentar Jonatan Christie. Akui sempat kendor di gim kedua.

Jadi Juara Australian Open 2019 Ini Komentar Jonatan Christie, Akui Sempat Kendor di Gim Kedua
BADMINTON INDONESIA
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, bereaksi setelah memastikan diri ke babak semifinal Indonesia Master 2019. 

TRIBUNJABAR.ID - Indonesia pulang membawa satu gelar juara dari Australian Open 2019.

Dalam kejuaraan yang berlangsung di stadion Sydney Olympic Park ini, Jonatan Christie berhasil menjadi juara usai mengalahkan sesama rekan pelatnas, Anthony Sinisuka Ginting.

Keduanya bertarung dalam tiga gim dengan durasi 67 menit. Di laga tersebut Jonatan Christie menang dengan skor 21-17, 13-21, 21-14  

Meskipun pertemuan sesama pemain Indonesia, duel Jonatan dan Anthony berlangsung panjang.

Keduanya memang telah mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing karena sering berlatih bersama di Pelatnas Cipayung.

“Kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Saya pribadi merasa tadi fighting spiritnya, semangatnya, tidak mau kalah. Kedua, fokusnya, bagaimana diterapkan ke permainan,” kata Jonatan Christie kepada Badmintonindonesia.org.

“Di game kedua, saya sempat leading tapi Anthony lebih berani membalikan keadaan, bisa naikin mood-nya, dan tetap semangat. Saya di game kedua sudah leading tapi kendor, makanya nggak mau kejadian lagi di game ketiga, jadi dari semangatnya dulu ditingkatkan lagi di awal game ketiga,” ujar Jonatan Christie.

“Mungkin kali ini rezeki saya, yang berlalu biar berlalu, sekarang saya fokus ke depannya. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Apalagi di depan ada Indonesia Open sebulan lagi,” ujar pemain jebolan klub Tangkas Intiland ini.

Performa Jonatan memang tengah meningkat.

Gelar ini merupakan gelar kedua untuknya tahun ini setelah New Zealand Open 2019 Super 300.

Jonatan juga beberapa kali menumbangkan pemain-pemain yang memiliki peringkat lebih tinggi seperti Kento Momota (Jepang), Viktor Axelsen (Denmark), Shi Yuqi (Cina), dan sebagainya.

“Saya berharap bisa lebih enjoy lagi mainnya, bisa menikmati setiap pertandingan saya. Kuncinya adalah percaya, just believe. Percaya dengan apapun yang sudah kita lakukan, percaya dengan apa yang akan kita lakukan dan percaya dengan yang sedang kita lakukan saat ini. Ini maknanya besar sekali untuk saya,” ujar Jonatan ketika ditanya soal rahasia meningkatnya grafik penampilannya.

Sementara itu, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum berhasil menjadi juara setelah di final harus mengakui keunggulan Wang Yilyu/Huang Dongping (Cina), dengan skor 15-21, 8-21.

Hasil Lengkap Australian Open 2019, Jojo Jadi Juaran dan Dua Wakil Lainnya Tempati Runner-Up

Editor: taufik ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved