PMI Dirikan Posko di Kawasan Wisata Bandung Selatan Ciwidey, Daerah Rawan Kecelakaan

Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Bandung mendirikan 3 posko PMI di jalur mudik Idulfitri 2019 termasuk di jalur wisata Ciwidey.

PMI Dirikan Posko di Kawasan Wisata Bandung Selatan Ciwidey, Daerah Rawan Kecelakaan
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung mendirikan 3 posko PMI di jalur mudik Idulfitri 2019 termasuk di jalur wisata Ciwidey. Foto diambil pada Jumat (7/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, RANCABALI- Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Bandung mendirikan 3 posko PMI di jalur mudik Idulfitri 2019 termasuk di jalur wisata Ciwidey.

Hal ini disebabkan Kabupaten Bandung memiliki banyak potensi bencana alam dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Ketua PMI Kabupaten Bandung Achmad Kustidjadi mengatakan kerawanan kecelakaan lalu lintas saat musim mudik, bukan hanya terjadi bagi warga Kabupaten Bandung, tetapi juga warga dari daerah lain yang sedang dalam perjalanan mudik.

"Kabupaten Bandung menjadi lintasan pemudik dari luar daerah. Juga menjadi tujuan wisata baik lokal maupun wisatwan dari kota/kabupaten bahkan provinsi lainnya," tutur Achmad melalui telepon seluler, Jumat (7/6/2019).

Dengan demikian, potensi terjadi kecelakaan lalu lintas bertambah dibandingkan dengan hari biasa, mengingat meningkatnya volume kendaraan karena banyak yang melintasi wilayah Kabupaten Bandung.

Oleh karena itu kata Achmad PMI berkepentingan untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat dalam keadaan darurat.

Kadishub Jabar Sarankan Pemudik Balik Hari Ini dan Gunakan Jalur Alternatif

Silaturahmi ke Jokowi hingga Megawati Sudah Dilakukan, Kapan AHY Kunjungi Prabowo? Ini Kata Demokrat

Perempuan Korban Tenggelam KM Nok Tantri di Indramayu Ditemukan Tewas, Satu Korban Lain Masih Dicari

Karena nantinya juga akan ada posko kesehatan dari Dinas Kesehatan Bandung untuk diberikan tindakan lanjutan seperti pengobatan dan tindakan medis lainnya.

"Selama musim mudik dan arus balik ini kami mendirikan 3 posko PMI di jalur-jalur rawan termasuk di kawasan wisata," ujarnya.

Posko-posko PMI tersebut ditempatkan di Nagreg yang menjadi jalur utama arus mudik dan arus balik Idulfitri 2019 kemudian di Soreang tepatnya di Jalan Alfathu.

Posko PMI lainnya dibangun di depan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Putih Rancabali untuk mengkaver sejumlah tempat wisata di kawasan Bandung Selatan.

"Di Nagreg didirikan sejak H-6 sampai H+7 lebaran nanti. Posko ini akan dilengkapi satu unit ambulance dan motor emergency," katanya.

Posko Jalan Al Fathu Kecamatan Soreang sudah didirikan dari H-2 sampai H+7 Idulfitri dan dilengkapi satu unit ambulance. Posko depan Kawah Putih Kecamatan Rancabali baru didirikan pada H+1 sampai H+7 lebaran nanti.

"Disini dilengkapi satu unit ambulance yang disiagakan di posko tersebut. Secara keseluruhan ada 130 personil yang disiagakan di semua posko," katanya.

Sebanyak 130 personil yang disiagakan tersebut terdiri dari 5 orang pengurus, 10 orang staf markas, 5 tenaga medis, 40 korps sukarela, 10 FKPP Pembina PMR dan 60 PMR. 

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved