Libur Lebaran, Floating Market Ramai Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Tempat wisata yang berada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih menjadi magnet untuk menarik pengunjung pada liburan lebaran 2019

Libur Lebaran, Floating Market Ramai Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Wisata Floating Market Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (6/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tempat wisata yang berada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih menjadi magnet untuk menarik pengunjung pada liburan lebaran 2019.

Satu di antara lokasi wisata yang menjadi daya tarik Lembang adalah Floating Market.

Dari pantauan Tribun Jabar di lokasi, banyak mobil mengantre untuk memasuki area wisata tersebut.

Pintu masuk Kota Mini Floating Market
Pintu masuk Kota Mini Floating Market (Tribun Jabar/ Putri Puspita)

Marketing Floating Market, Melani Karnadi, mengatakan bahwa jumlah pengunjung Floating Market meningkat sejak hari pertama lebaran.

"Peningkatan sekitar 50 persen, berbarengan dengan liburan sekolah. Terasa sejak hari kemarin, 10 ribu orang per hari. Diprediksi sampai Minggu (9/6/2019)," ujar Melani saat ditemui Tribun Jabar di Floating Market, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (6/6/2019).

Jalur Lembang Macet, Polisi Sudah 13 Kali Lakukan One Way

Melani mengatakan bahwa wisata Floating Market menawarkan berbagai wahana semisal Rainbow Garden, Kota Mini, kolam renang, dan miniatur kereta.

"Untuk masuk tiket masuk Floating Market Rp 25.000 per orang karena masuk hari libur. Untuk menikmati wahana lainnya ada tarif masing-masing Kolam Renang Rp 50.000, miniatur kereta Rp 20.000, Kota Mini Rp 25.000, dan Taman Rainbow Rp10.000," ujarnya.

Suasana Rainbow Garden di Floating Market Lemang.
Suasana Rainbow Garden di Floating Market Lemang. (rezeqi hardam saputro/tribun jabar)

Melani mengatakan terkait pengunjung yang datang ke wisata Floating Market kebanyakan dari wilayah Jabodetabek dan cakupannya lebih luas.

Sementara itu, terkait lahan parkir, ia mengaku sudah menyediakan lahan parkir untuk kendaraan roda dua maupun roda empat yang cukup luas.

"Lahan parkiran ada dua, area atas dan bawah, kapasitas 800 untuk roda empat dan roda dua cukup banyak. Pihak pengelola kerjasama dengan pihak kepolisian atur lalu lintas," ujarnya.

Sementara itu, wisatawan asal Jakarta, Jessica (45), mengaku menikmati wisata di Floating Market lantaran ingin merasakan keindahan alam dan menikmati makanan khas Lembang, semisal sate kelinci.

area pasar terapung di floating market lembang
area pasar terapung di floating market lembang (tribunjabar/putri puspita)

"Karena di sini udaranya masih sejuk dan asri, terus disuguhi pemandangan danau dan makanan khas sini, selain itu ada wahana lainnya juga disini," Ujar Jessica.

Namun dirinya mengeluhkan ketersediaan lahan parkir yang sempit dan kemacetan yang terjadi menuju ke Floating Market.

"Menurut saya ke Floating Market cukup macet, terus kami juga gak dapat tempat parkir dan harus muter kembali agar bisa parkir. Kalau harga tiket sama yang lainnya sesuai lah," ujarnya.

Hibur Pemudik, Polres Garut Gelar Panggung Hiburan di Perbatasan Nagreg dan Kadungora

Polisi Berlakukan Buka Tutup di Lembang, Kendaraan dari Bandung dan Kolonel Masturi Disetop

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved