Surat Tilang Kontroversial, Polisi Tulis Alasan Menilang Karena yang Ditilang Terlalu Cantik

Rupanya polisi 'tergoda' penampilan fisiknya sehingga berusaha menggodanya dengan memberikan surat tilang pada 25 Mei.

Surat Tilang Kontroversial, Polisi Tulis Alasan Menilang Karena yang Ditilang Terlalu Cantik
Diario El Telegrafo/Facebook via Oddity Central
Inilah surat tilang kontroversial yang diberikan polisi lalu lintas kepada pengemudi perempuan di Uruguay setelah si pengemudi dianggap terlalu cantik. 

TRIBUNJABAR.ID, PAYSANDU - Menggombal menggunakan surat tilang, seorang oknum polisi di Uruguay yang tidak disebutkan namanya kini terancam sanksi.

Dilansir dari Kompas.com yang mengutip Oddity Central, Rabu (5/6/2019), kejadian tak biasa itu terjadi Paysandu.

Saat itu, polisi lalu lintas menghentikan mobil perempuan itu.

Rupanya polisi 'tergoda'  penampilan fisiknya sehingga berusaha menggodanya dengan memberikan surat tilang pada 25 Mei.

Lucunya, di bagian kolom jenis pelanggaran, si polisi menuliskan "kelalaian di tempat umum (karena terlalu cantik)" kepada pengemudi yang tak diketahui namanya itu.

Bahkan, untuk menunjukkan polisi itu suka kepada pengemudi itu, dia juga menuliskan kalimat "Aku Cinta Kamu" di bagian kolom "Observasi" surat tilang.

Dia tentu tak menyangka, jika si pengemudi mengunggah surat tilangnya ke media sosial sehingga menjadi viral.

Surat tilang kontroversial itu pun mendapat reaksi beragam dari warganet.

Ada yang memuji keberanian si polisi lalu lintas karena berani menggoda pengemudi itu.

Namun, ada juga netizen yang mengecam karena menganggap si polisi melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan pelecehan.

Ada yang menjulukinya sebagai "polisi pemikat".

Namun ABC mewartakan atasannya tak terlalu terkesan karena dia dituduh merilis dokumen resmi negara untuk urusan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Jika ditemukan pelanggaran, dia bakal mendapat hukuman mulai dari sanksi sementara, penurunan pangkat, hingga yang paling berat adalah dikeluarkan dari kesatuan. 

(Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved