H+1 Lebaran Bandung Diprediksi Macet, Polrestabes Bandung Siapkan Rencana Ini

Sehari setelah lebaran, kondisi lalu lintas di Kota Bandung diprediksi lebih padat karena banyak warga yang berwisata di daerah Bandung Raya.

H+1 Lebaran Bandung Diprediksi Macet, Polrestabes Bandung Siapkan Rencana Ini
TRIBUNJABAR.CO.ID/DANIEL DAMANIK
Ilustrasi kondisi lalu lintas di depan Terminal Ledeng 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Sehari setelah lebaran, kondisi lalu lintas di Kota Bandung diprediksi lebih padat karena banyak warga yang berwisata di daerah Bandung Raya.

Tempat wisata di kawasan Bandung utara ‎maupun di Kota Bandung selalu jadi pilihan.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza Pratidina, menerangkan bahwa peningkatan kondisi lalu lintas di Kota Bandung sebagai akses menuju tempat wisata di Bandung utara diperkirakan dimulai sehari setelah lebaran.

"Prediksi aktivitas warga ke tempat wisata berlangsung sejak H+1. Untuk mengantisipasi kemacetan kami sudah siapkan cara bertindaknya," ujar Agung di Jalan Jawa, Kamis (6/6/2019).

Jumlah Pemudik yang Gunakan Pesawat Turun, Ini Kata Menhub

Rencananya Satlantas Polrestabes Bandung akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik, semisal di sebagian ruas Jalan Setiabudi, atau jalan penghubung menuju Lembang.

"Daerah atas kami ada rekayasa di depan Terminal Ledeng. Untuk antisipasi jalur ke arah Lembang, biasanya kan macet di Farm House. Nah nanti dari terminal Ledeng, kalau terjadi kepadatan kita arahkan kendaraan belok ke kiri ke arah Sersan Bajuri, nanti tembus ke pertigaan Beatrix Lembang," ujar Agung.

Rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan di Jalan Cipaganti yang juga akses penghubung ke Bandung utara.

Di Jalan Cipaganti, ‎jalur yang biasanya satu jalur ke atas, akan diubah menjadi satu jalur ke arah bawah.

Sedangkan di Jalan Sukajadi yang biasanya dua arah, akan direkayasa menjadi satu arah ke arah atas.

"Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di kawasan itu, skema ini sudah disiapkan jauh hari. Bahkan sebelumnya skema ini akan diterapkan pada pertengahan bulan Ramadan namun belum terlaksana," ujar dia.

Rekayasa lalu lintas seperti yang ia terangkan akan dilaksanakan sesuai situasi dan kondisi lalu lintas di kawasan tersebut. Sehingga, rekayasa tersebut bersifat tentatif.

"Kalau lonjakan volume kendaraannya meningkat dan terjadi kepadatan lalu lintas, rekayasa akan diberlakukan," ujar Agung.

Hari Kedua Lebaran, Bundaran Cibiru ke Arah Cileunyi Macet Parah

Terjebak Macet di Bogor, Jokowi Diikuti Perempuan Berbaju Merah

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved