Lebaran Kebanyakan Makan Opor dan Makanan Bersantan Lainnya? Sehatkan Tubuh dengan Olahraga Ini

Ketika lebaran, makanan bersantan semisal opor, gulai, dan rendang, menjadi menu utama yang disantap.

Lebaran Kebanyakan Makan Opor dan Makanan Bersantan Lainnya? Sehatkan Tubuh dengan Olahraga Ini
Sajian Sedap
Ilustrasi opor ayam 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketika lebaran, makanan bersantan semisal opor, gulai, dan rendang, menjadi menu utama yang disantap.

Momen bersilaturahmi kepada tetangga pun tak jarang selalu disuguhkan untuk mencicipi makanan.

Jika ketika puasa Anda selalu menjaga pola diet soal makanan, berbeda halnya ketika lebaran. Makanan bersantan ini seringkali dikonsumsi berlebihan sehingga merusak diet Anda.

Terlalu banyak makan makanan bersantan juga menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit semisal kolesterol dan jantung.

Usai Salat Ied, Ridwan Kamil Langsung Diburu Masyarakat

Dokter Kandungan yang aktif di komunitas Fake Runners Bandung, Doni Aprialdi, mengatakan bahwa selama lebaran, konsumsi makanan yang tidak berimbang memang bisa membuat berat badan kembali naik.

"Untuk latihan penurunan berat badan, biasanya dikembalikan kembali kepada personal masing-masing, tidak bisa sama rata," ujar Doni saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (5/6/2019).

illustrasi
illustrasi (shutterstock.com)

Doni menganjurkan para wanita yang ingin kembali menurunkan berat badan bisa memulai dengan berlari 3 km.

"Manfaat jogging ini bisa mengatur metabolisme, hormon menjadi seimbang, dan siklus menstruasi kembali lancar," ujarnya.

Selain lari, Anda juga bisa memilih olahraga zumba dan aerobik seminggu tiga kali dengan pola makan yang dijaga.

Tak hanya mampu menurunkan berat badan, pola hidup sehat ini juga bisa membantu regulasi hormon menjadi lebih subur.

Kalap Makan Opor Saat Lebaran tapi Takut Kolesterol Naik? Jangan Khawatir, Lawan Pakai Makanan Ini

Tak Perlu Khawatir Makan Opor Ayam saat Lebaran! Berikut Buah-buahan yang Bisa Menurunkan Kolesterol

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved