Lebaran 1440 H

Sejarah Ketupat Lebaran, Pertama Kali Dibawa oleh Sunan Kalijaga

Lebaran 2019 atau Idul Fitri 1440 H identik dengan hidangan ketupat, ternyata memiliki makna dan sejarah di baliknya. Simak kisahnya.

Sejarah Ketupat Lebaran, Pertama Kali Dibawa oleh Sunan Kalijaga
KOMPAS.COM/ZICO NURRAHID
Pedagang kulit ketupat tengah membuat kulit ketupat yang terbuat dari daun kelapa di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2013). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perayaan Idulfitri 1440 H atau Lebaran 2019 jatuh pada besok, Rabu (5/6/2019).

Hal tersebut telah resmi ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan hasil sidang isbat penentuan 1 Syawal 1440 H.

Dalam perayaan Idulfitri 1440 H atau Lebaran 2019 tentunya identik dengan menu ketupat Lebaran.

Sudah menjadi tradisi bagi umat Muslim di Tanah Air untuk menyediakan ketupat untuk menyambut hari raya Idulfitri 1440 H.

Ketupat biasanya dihidangkan bersama dengan opor ayam.

Ketupat Lebaran dihidangkan oleh tuan rumah untuk menyambut kedatangan kerabat, sanak saudara, hingga para tetangga.

Ketupat Lebaran merupakan makanan yang berbahan beras dibungkus anyaman daun kelapa atau daun pandan.

Resep Mudah Opor Ayam Pedas untuk Hidangan Lebaran 2019, Lengkap dengan Videonya

Setelah diisi beras, dikukus hingga matang dan jadilah ketupat Lebaran. Makanan ini memang tergolong sederhana.

Di balik itu semua, sebenarnya, ketupat Lebaran ternyata memiliki makna dan sejarahnya di Nusantara.

Dikutip Tribunjabar.id dari Kompas.com dan Islampos.com, ketupat Lebaran diperkenalkan ke Nusantara saat Islam masuk ke tanah Jawa.

Halaman
123
Penulis: Resi Siti Jubaedah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved