KA Serayu Anjlok di Nagreg, Penumpang Menuju ke Bandung Naik Bus, Ini KA yang Terganggu

Kereta Api (KA) Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senen anjlok di daerah Citiis kilometer 193+7 antara Stasiun Nagreg

KA Serayu Anjlok di Nagreg, Penumpang Menuju ke Bandung Naik Bus, Ini KA yang Terganggu
tribunjabar/hakim baihaqi
KA Serayu di kawasan Nagreg 

Laporan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kereta Api (KA) Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senen anjlok di daerah Citiis kilometer 193+7 antara Stasiun Nagreg dengan Stasiun Lebakjero, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (4/6/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Jabar, kereta tersebut anjlok pada pukul 12.36 WIB dan dilaporkan pertama kali oleh masinis kereta tersebut.

KA Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senen itu membawa enam kereta ekonomi, 1 KMP, dan satu gerbong barang, yang mengalami anjlok adalah kereta keempat bagian belakang, sehingga kereta bagian depannya di evakuasi ke Stasiun Nagreg.

Kepala Daerah Operasi 2 Bandung, Saridal, mengatakan, saat ini petugas PT KAI masih melakukan proses evakuasi masih berlangsung dan pihaknya meminta atas terjadi gangguan perjalanan.

"Mudah-mudahan jam 5 sudah selesai," kata Saridal di lokasi kejadian

Pantauan Tribun Jabar, penumpang dalam kereta tersebut semuanya dalam kondisi selamat dan akan diangkut menggunakan tiga unit bus dari Nagreg menuju Stasiun Bandung.

Perjalanan kereta api yang terganggu adalah, KA Pangandaran (Gambir-Bandung-Banjar), saat ini tertahan di Stasiun Nagreg, sedangkan, KA Galunggung relasi (Tasikmalaya–Kiaracondong), posisi di Stasiun Cibatu, Garut.

H-1 Lebaran, Jalur Garut-Tasikmalaya via Singaparna Ramai Lancar

Kereta Argo Wilis (Surabaya-Bandung) Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong), mengalami perubahan pola operasi ke lintas Utara menuju Purwoketo, Cirebon, Cikampek, Purwakarta, dan berakhir di Bandung.

Diberitakan sebelumnya, KA Lodaya mengalami anjlok pada Rabu (28/5/2019) pukul 16.30 WIB, gerbong yang anjlok tersebut berada diurutan ketiga dan di dalam gerbong ada 95 orang penumpang.

95 orang penumpang tersebut, kemudian dipindahkan ke gerbong yang berada di depannya dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bandung.

Akibatnya kereta dari arah Bandung yang akan melaju ke arah Timur, memutar melalui jalur utara, yakni ke arah Purwakarta-Cikampek-Cirebon-Purwokerto dan langsung menuju Kroya di jalur selatan.

Begini Sejarah Gamelan Renteng yang Dimainkan di Posko Mudik Laskar Agung Macan Ali Cirebon

Beberapa kereta yang akan memutar, yakni KA Malabar (Bandung-Malang), KA Mutiara Selatan (Bandung-Malang), KA Lodaya dari (Bandung-Solo Balapan), KA Kahuripan dari (Kiaracondong-Blitar), KA Turangga (Bandung-Surabaya), dan KA Lodaya Lebaran (Bandung-Solo Balapan).

Sementara untuk kereta dari arah timur, KA Argo Wilis dari (Surabaya-Bandung) dan KA Pangandaran dari (Banjar-Bandung), dialihkan menggunakan bus menuju Bandung.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved