Dampak Anjlok KA Serayu di Nagreg, Penumpang KA Malabar Tertahan di Stasiun Kiaracondong

Akibat anjloknya Kereta Api (KA) Serayu di petak jalan antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Nagreg di Km 193+7,

Dampak Anjlok KA Serayu di Nagreg, Penumpang KA Malabar Tertahan di Stasiun Kiaracondong
Tribunjabar/Siti Fatimah
Calon penumpang kereta api di Stasiun Kiaracondong menunggu kedatangan sejumlah KA tujuan Timur seperti KA Malabar dan KA Mutiara Selatan yang berangkat pada Selasa (4/6/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Akibat anjloknya Kereta Api (KA) Serayu di petak jalan antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Nagreg di Km 193+7, Selasa (5/6/2019), puluhan penumpang KA Malabar mengalami keterlambatan keberangkatan di Stasiun Kiaracondong.

Dari pantauan Tribun, puluhan penumpang KA Malabar relasi Bandung-Malang terpaksa mengalami keterlambatan keberangkatan kereta api. KA Malabar sesuai jadwal berangkat dari Stasiun Bandung pukul 15.45.

Namun akibat perubahan operasi dampak dari anjloknya KA Serayu, KA Malabar baru diberangkatkan pukul 16.00 WIB. KA Malabar hingga pukul 16.40 masih berada di Stasiun Kiaracondong.

Sementara itu, sejumlah rangkaian KA Serayu sudah tiba di Stasiun Kiaracondong. Namun gerbong KA yang anjlok tidak disertakan dalam rangkaian tersebut.

Anjloknya KA Serayu menjadi rangkaian KA kedua yang anjlok di wilayah Daop 2 pada arus mudik kali ini. Sebelumnya, KA Lodaya Tambahan keberangkatan Solo Balapan menuju Bandung anjlok di Km 193 - 192 antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg, Rabu (29/5/2019).

Ardi Idrus Mudik ke Kampung Halaman, Libur Lebaran Bersama Keluarga di Ternate

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA Serayu yang anjlok di petak jalan antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Nagreg di Km 193+7.

KA Serayu relasi Purwokerto – Pasar Senen tersebut membawa 6 kereta ekonomi, 1 kmp3 dan 1 gerbong barang, dan mengalami anjlok pada kereta ke empat dari belakang sehingga empat kereta di depanya di tarik ke Stasiun Nagreg untuk mengevakuasi penumpang.

Adapun perjalanan kereta api yang terganggu adalah KA Pangandaran relasi Gambir - Bandung – Banjar saat ini posisinya masih di Stasiun Nagreg dan KA Galunggung relasi Tasikmalaya – Kiaracondong saat ini posisi masih di Stasiun Cibatu.

Dua Muncikari Kasus Vanessa Angel Akan Bebas usai Salat Idul Fitri

"Sedangkan untuk kereta Argo Wilis dari arah Surabaya menuju Bandung dan KA Kutojaya Selatan dari Kutoarjo menuju Kiaracondong akan mengalami perubahan pola operasi ke lintas Utara menuju Purwoketo, Cirebon, Cikampek, Purwakarta, dan berakhir di Bandung, " katanya melalui telepon.

Sejauh ini proses evakuasi dan pengaturan operasi kereta api masih berlangsung. Noxy berharap akan segera teratasi dan perjalanan normal kembali.

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved