Toyota Fortuner Berplat Pejabat Polri Dikendarai Ugal-ugalan di Bogor, Begini Respons Mabes Polri

Mobil jenis Toyota Fortuner berplat nomor pejabat Polri yakni 3553-07 dikendarai ugal-ugalan dan lawan arus di Jalan Raya Cisarua, Puncak Bogor

Kompas.com/Sherly Puspita
Ilustrasi- Polisi memberhentikan sebuah mobil bermerek Toyota Fortuner. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Mobil jenis Toyota Fortuner berplat nomor pejabat Polri yakni 3553-07 ugal-ugalan dan lawan arus di Jalan Raya Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Merespons hal itu, Mabes Polri, tengah mendalami keaslian dari nomor plat pada Toyota Fortuner tersebut.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan polisi juga mendalami siapa pengendara mobil yang diketahui mengemudikan secara ugal-ugalan.

"Hal-hal lain mengenai nomor polisi dan pengendara sedang didalami," ujar Asep di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2019).

Ia memaparkan bahwa kepolisian mendapatkan laporan dari warga terkait adanya mobil yang ugal-ugalan.

Pihaknya kemudian langsung bertindak dengan melakukan penindakan yakni penilangan terhadap pengendara.

"Sementara hal yang pertama mesti dilakukan adalah penindakan, penilangan terhadap pelanggaran yang dilakukan yang bersangkutan," katanya.

Mudik Gratis dan Mobil Carteran Bikin Penumpang Bus di Terminal Cicaheum jadi Sepi

Calon Penumpang KA Lokal Bisa Beli Tiket Lebih dari 1! Berikut Penjelasannya dari PT KAI

Sebelumnya diberitakan, viral aksi polisi yang menghentikan sebuah iring-iringan kendaraan dikawal Toyota Fortuner dengan pelat Polri.

Berdasarkan video yang beredar luas, hal tersebut terjadi setelah pihak Polres Bogor mendapat laporan ada iring-iringan kendaraan menggunakan rotator, strobo, dan pelat dinas Polri.

Tidak hanya menggunakan rotator strobo, dan pelat dinas, mobil tersebut dikemudikan ugal-ugalan.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved