Warung Lamongan Indah yang 'Getok' Pembeli sampai Rp 700 Ribu Tutup, Ini Kata Satpol PP Tegal

Warung seafood pinggir jalan di daerah Slawi, Tegal sempat membuat heboh karena mematok harga yang 'mencekik' leher para pembelinya.

Warung Lamongan Indah yang 'Getok' Pembeli sampai Rp 700 Ribu Tutup, Ini Kata Satpol PP Tegal
instagram@makassarinfo
Warung tenda di pinggir jalan raya di Slawi yang membuat heboh. Pasalnya, pembeli kerap kena getok harga saat membeli di warung tersebut. 

TRIBUNJABAR.ID, SLAWI - Warung seafood pinggir jalan di daerah Slawi, Tegal sempat membuat heboh karena mematok harga yang 'mencekik' leher para pembelinya.

Beberapa pembeli mengeluhkan makan di sana menghabiskan uang setara makan di hotel bintang lima.

Di antaranya ada yang mengunggah curhatannya mengenai pembayaran yang sampai Rp 700 ribu bahkan Rp 1,7 juta.

Warung Lesehan Lamongan Indah Bu Anny yang viral di media sosial karena mengenakan bayaran Rp 700 ribu kepada pembelinya.

Hal itu pertama kali diketahui dari postingan akun facebook @Tijee Uyee Slalu dan akun instagram @makassar_iinfo.

Namun kini beredar kabar lagi jika warung lesehan Bu Anny sudah ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Tegal pada Kamis kemarin.

Mengutip Kompas.com, Sabtu (1/6/2019) ada netizen yang menulis jika Warung lesehan Bu Anny tutup usai didatangi petugas Satpol PP sehari sebelumnya sehingga tidak berjualan pada Kamis malam, dan diunggah di @makassar_iinfo.

Meski demikian ketika Kasi Penyelidikan Dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Tegal Tavip Mulyartomi membantah akan hal itu.

Ia mengatakan tidak benar pihaknya menutup warung milik Bu Anny.

Tavip Mulyartomi menyampaikan bantahan itu saat sejumlah pemangku kepentingan mengikut rapat perihal penerbitan edaran wajib pencantuman harga bagi para PKL di ruangan Kepala Dinas Dagkop UKM Kabupaten Tegal.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved