Mudik Lebaran 2019

Cegah Kecelakaan saat Mudik, BNN Jabar Tes Urine Sopir Bus Mudik Gratis di Gedung Sate

Pihak Bandan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat dan Polda Jabar menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi bus

Cegah Kecelakaan saat Mudik, BNN Jabar Tes Urine Sopir Bus Mudik Gratis di Gedung Sate
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Proses tes urine dan pemeriksaan kesehatan lainnya di depan Gedung Sate, Bandung, Sabtu (01/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pihak Bandan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat dan Polda Jabar menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi bus dan asistennya yang akan membawa ribuan pemudik ke daerah masing-masing di mudik Lebaran 2019.

Pemeriksaan dilakukan di depan Gedung Sate, Jl Diponegoro, Kota Bandung sejak pukul 10.00 WIB.

Terdapat 35 unit bus terparkir dan 70 kru yang akan mengikuti proses pemeriksaan kesehatan.

"Pemeriksaan meliputi tes urine agar mengetahui positif atau tidaknya pengemudi dari narkoba, denyut nadi, dan tekanan darah. Ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan berupa memberika jaminan keselamatan dan memastikan pengemudi bebas dari penyalahgunaan narkoba," kata Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Jabar Anas Saefudin, Sabtu (01/6/2019).

Hingga pukul 12.30 WIB, pihaknya telah melakukan pemeriksaan urine terhadap 50 kru bus yang akan mengangkut penumpang pada program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dari 50 orang yang diperiksa, Anas mengatakan bahwa semuanya dinyatakan negatif.

Jokowi dan Maruf Amin Ucapkan Duka Cita, Jokowi Bagikan Foto Kenangan dengan Ani Yudhoyono dan SBY

Anas Saefudin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah prefentif untuk mencegah terjadinya kecelakaan khususnya karena disebabkan oleh penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan pengalaman yang ada, Anas mengatakan bahwa orang menggunakan narkotika ialah untuk stamina dan rasa tidak nyaman jika tidak mengkonsumsi.

"Anggapan tersebut salah, bahkan jika mengkonsumsi narkoba maka akan menimbulkan halusinasi, distorsi ruang dan waktu sehingga saat mengemudikan bus, pengemudi merasa kendaraannya masih berjarak, tapi pada kenyataannya sudab sangat dekat jaraknya," katanya.

Detik-detik Ani Yudhoyono Sebelum Meninggal, Alami Gagal Pernapasan, Ini Penyebab Meninggalnya

Anas mengimbau, jika mengkonsumsi narkoba tidak berdasarkan indikasi medis, maka hal tersebut merupakan pelanggaran hukum.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved