Polisi Tembak dan Ringkus 4 Begal di Indramayu, Sudah 9 Kali Membegal di Indramayu

Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu menembakkan timah panas ke kaki para pelaku pencurian dengan kekerasan (suras) atau begal

Polisi Tembak dan Ringkus 4 Begal di Indramayu, Sudah 9 Kali Membegal di Indramayu
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Para pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal saat gelar perkara di Makopolres Indramayu, Jumat (31/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu menembakkan timah panas ke kaki para pelaku pencurian dengan kekerasan (suras) atau begal. Selanjutnya, polisi menangkap para begal itu.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris Maulana Marzuki, menyampaikan para begal sudah diberikan peringatan. Lantaran peringatan dari polisi tak digubris, empat begal itu ditembaki timah panas.

Disebutkan AKBP M Yoris Maulana Marzuki, para pelaku tersebut berjumlah empat orang yang berinisial END, KKL, YYP, dan SNJ.

"Ada yang kabur, ada juga yang melawan petugas," ujarnya saat gelar perkara di Makopolres Indramayu Jalan Gatot Subroto Nomor 3, Desa Karangmalang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jumat (31/5/2019).

Dijelaskan Kapolres, pihaknya sudah memberi peringatan tegas dan terukur.

Pertama dengan imbauan untuk menyerahkan diri, kedua menembak ke arah udara sebanyak tiga kali, dan terakhir penembakan ke arah begal.

Kapolri Instruksikan Polisi yang Mengatur Lalu Lintas Arus Mudik Ditemani Anggota Bersenjata Lengkap

RIDWAN KAMIL Tahu Siapa Sosok yang Sengaja Viralkan Desain Masjid Al Safar Mirip Simbol Iluminati

Meski sudah dilakukan penangkapan, disampaikan AKBP M Yoris Maulana Marzuki, kasus pencurian dengan kekerasan tersebut hingga saat ini masih dalam tahap perkembangan.

Sebelumnya, para pelaku mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak 9 kali di wilayah hukum Kabupaten Indramayu.

Disebutkan Kapolres, di antaranya Kecamatan Kedokan Bunder, Kecamatan Karangampel, Kecamatan Krangkeng, Kecamatan Jatibarang, dan beberapa tempat lainnya.

"Mereka juga mengaku pernah bermain di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan juga Kuningan (Ciayumajakuning), tapi tidak menutup kemungkinan mereka bermain di daerah lainnya," ujar dia.

Oleh karena itu, Polres Indramayu akan berkoordinasi dengan polres terdekat lainnya terutama di wilayah Ciayumajakuning guna melakukan penyelidikan lebih dalam.

Ia juga menyarankan kepada para korban pelaku curas untuk segera membuat laporan guna menelusuri jejak pelaku begal tersebut.

"Semoga ke depan Kabupaten Indramayu selebihnya bisa lebih aman dan lebih kondusif lagi," ucapnya.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved