Adian Napitupulu Cabut Laporan dan Maafkan Dua Tersangka Penyebar Hoax, Ini Pesan yang Dia Sampaikan

Dalam kesempatan tersebut, Adian secara langsung memaafkan dan mencabut laporannya terhadap kedua tersangka.

Adian Napitupulu Cabut Laporan dan Maafkan Dua Tersangka Penyebar Hoax, Ini Pesan yang Dia Sampaikan
Tribunnews.com/M Zulfikar
Adian Napitupulu 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyambangi Bareskrim Mabes Polri terkait penangkapan 2 orang tersangka penyebar hoax dan fitnah terhadap dirinya melalui media sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Adian secara langsung memaafkan dan mencabut laporannya terhadap kedua tersangka.

"Setelah bertemu langsung, Saya melihat kedua tersangka ini memang pelaku (penyebar berita bohong), tapi sekaligus juga korban. Karena mereka meneruskan berita hoax dari sumber lain yang saat ini masih dikejar oleh kepolisian," tutur Adian  di Bareskrim, Mabes Polri, Kamis (30/5/2019) petang.

Profil pelaku yang salah satunya sudah berusia hampir 60 tahun, sementara satunya lagi adalah single parent dengan usia menjelang 50 tahun.

Hal ini membuat ia tidak sampai hati untuk melanjutkan kasus itu terhadap keduanya.

"Dari sisi hukum, kepolisian sudah melakukan penindakan yang benar sesuai prosedur, itu sudah tepat. Namun sebagai manusia, terlebih lagi ini sudah mendekati lebaran dan mereka (pelaku) sendiri sudah menyatakan meminta maaf dan menyesali perbuatannya maka saya juga harus bisa memaafkan," ujar juru debat TKN Jokowi tersebut.

"Saya minta agar keduanya bisa kembali ke keluarga masing-masing," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Adian mengutip pesan Almarhum bapaknya.

"Dalam hidup kau bisa kehilangan uang, rumah, kendaraan, kesempatan dan lain lain, tapi jangan pernah kehilangan nalar dan nuranimu" ucap Adian.

Polisi pada hari Rabu, 29 Mei 2019 telah menangkap dua orang tersangka penyebaran berita bohong atas nama Hj. Jariyah yang berlamat di Bambu Apus, Kecamatan  Cipayung , Jakarta Timur dan Suryani Cahyatullah yang beralamat di Mustikasari Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

Keduanya menyebarkan konten berita bohong mengenai Adian Napitupulu melalui jejaring sosial WhatsApp.

Halaman
12
Penulis: Yulis Tribun Jabar
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved