Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Kivlan Zen Ditahan di Rumah Tahanan Guntur 20 Hari ke Depan

Setelah diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen, akan

Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Kivlan Zen Ditahan di Rumah Tahanan Guntur 20 Hari ke Depan
KOMPAS.com/Devina Halim
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen menyambangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Setelah diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen, akan ditahan di Rumah Tahanan Guntur.

Kivlan Zen akan ditahan polisi selama 20 hari mulai hari ini, Kamis (20/5/2019).

"Dalam hal ini kebijakan dari kepolisian untuk menahan 20 hari ke depan di (Rutan) Guntur," kata Pengacara Kivlan Zen Zen, Suta Widhya, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Kivlan Zen Jalani Pemeriksaan yang Panjang, Sempat Kelelahan dan Lemas, Siang Ini Dilanjutkan

Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Makar, Kivlan Zen Mengaku Siap Ditahan

Menurut dia, Kivlan Zen ditahan karena penyidik menilai sudah mempunyai alat bukti cukup terkait status kliennya sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal.

Suta mengatakan, Kivlan Zen akan mengikuti proses hukum yang berlaku.

Ia mengatakan, tim kuasa hukum akan melakukan langkah hukum guna membebaskan Kivlan Zen nantinya.

"Dia seorang patriot ya, seorang patriot, dia tidak akan mundur kecuali kita akan mengupayakan untuk sebuah upaya hukum di luar, nanti kita lihat," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pengacara Kivlan Zen, Djuju Purwantoro, menyebut penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan kliennya sebagai tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan Zen berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019, di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019.

Enam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.

Armi yang merupakan sopir paruh waktu Kivlan Zen adalah satu di antara tersangka tersebut.

(Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Pengacara: Tidak Ada Bukti Kivlan Zen Punya Senjata Api Ilegal

Ada Tiga Kelompok yang Menunggangi Aksi 22 Mei, Satu Tersangka adalah Mantan Sopir Kivlan Zen

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved